Home / GPIB Siana

Selasa, 12 Maret 2024 - 20:09 WIB

Mampu Kendalikan Ramai Interupsi Di PST, Ketua Sidang: “Kita Berproses”

Pemandau Sidang di PST 2024 Samarinda: Pendeta Aurelius Syukur Wilhem Porawouw, GPIB Bukit Layang Tanjung Piayu, Penatua Esther Rinelda Hutabarat GPIB Marturia Jakarta, Pendeta Marthina Nanlohy Latupeirissa GPIB Bethel Bandung, Pendeta Helen Gloria Febriana Luhulima Hukom GPIB Genta Kasih Surabaya dan Diaken Hero Robinson GPIB Immanuel Samarinda.

Pemandau Sidang di PST 2024 Samarinda: Pendeta Aurelius Syukur Wilhem Porawouw, GPIB Bukit Layang Tanjung Piayu, Penatua Esther Rinelda Hutabarat GPIB Marturia Jakarta, Pendeta Marthina Nanlohy Latupeirissa GPIB Bethel Bandung, Pendeta Helen Gloria Febriana Luhulima Hukom GPIB Genta Kasih Surabaya dan Diaken Hero Robinson GPIB Immanuel Samarinda.

Oleh: Frans S. Pong, Arcus GPIB

SAMARINDA, Arcus GPIB – Persidangan Sinode Tahunan (PST) tanggal 07 – 10 Maret 2024 di Samarinda beda dengan PST sebelum sebelumnya. Ada pembobotan, di PST ini ada acara pemilihan untuk menetapkan Sekretaris I Majelis Sinode menggantikan Alm. Roberto Wagey, S.Th, M.Th.

Selain itu, di PST yang diselenggarakan di Mercure Hotel Samarinda tersebut ada agenda peneguhan, penahbisan vikaris menjadi Pendeta, Pelayan Firman dan Sakramen GPIB pada Minggu 10 Maret 2024. Agenda-agenda inilah yang membedakan dengan PST tahun sebelum.

Suasana Persidangan, peserta aktif menaggapi berbagai hal. /Foto: Dennies J. Gasperzs

Pdt. Emmawati Baule peserta yang kini terpilih sebagai Sekretaris I MS GPIB aktif dalam persidangan.

Adakah hal yang menjadi kendala? Dapat dipastikan tidak ada kendali berarti. Walau diakui oleh Ketua Umum Majelis Sinode Pendeta Drs. P. K. Rumambi M.Si melelahkan. Melelahkan karena selain PST juga harus meneguhkan 63 orang vikaris menjadi pendeta yang bisanya hanya satu orang.

Baca juga  Podcast Satgas On The Spot #11: WASPADA

Lalu bagaimana dengan persidangan? PST 2024 di Samarinda ramai oleh interupsi. Hampir setiap materi pertanggungjawaban dikritisi, ditanggapi bahkan interupsi tak henti yang terkadang membuat suasana menjadi tegang.

Majelis Sinode  dan Ketua Sidang dalam persidangan PST di Samarinda.

Ketua Sidang sebanyak 5 orang yang ditetapkan Majelis Sinode untuk memandu jalannya persidangan  terkadang kesulitan membendung arus interupsi peserta persidangan yang jumlahnya sekitar 500 orang belum lagi peserta yang ikut melalui zoom dari jemaat masing-masing. Kelima Ketua Sidang tersebut adalah:

  • Pendeta Marthina Nanlohy Latupeirissa GPIB Bethel Bandung
  • Pendeta Aurelius Syukur Wilhem Porawouw, GPIB Bukit Layang Tanjung Piayu
  • Penatua Esther Rinelda Hutabarat GPIB Marturia Jakarta
  • Diaken Hero Robinson GPIB Immanuel Samarinda
  • Pendeta Helen Gloria Febriana Luhulima Hukom GPIB Genta Kasih Surabaya

Menjawab pertanyaan Arcus GPIB, Ketua Sidang Pendeta Marthina Nanlohy Latupeirissa mengakui dinamika jalannya persidangan cukup baik. Menurutnya, semua yang terjadi dalam persidangan adalah dinamika.

Baca juga  SEMAKIN DIPERCAYA, Tim CC GPIB Ditantang Eksis Dilini Bencana Teknologi dan Sosial

”Memang itulah dinamika kita berproses. Itulah cara Tuhan luar biasa. Semua boleh berjalan dengan sangat baik dan lancar,” kata Pendeta Marthina.

Ia berharap semua yang diputuskan dapat dilaksanakan dengan baik dan GPIB tetap ada dalam kesatuan sebagaimana Panggilan dan Pengutusan Tuhan.

”Harapan semua yang sudah kita putuskan bersama itu dapat dilaksanakan dengan sangat baik. GPIB harus tetap ada dalam kesatuan sekalipun berdinamika itu, berdebat itu hal yang biasa. Itu memperkaya kita dalam rangka Panggilan dan Pengutusan,” tandas Pendeta Marthina.

Ia juga menyatakan terimakasi kepada Majelis Sinode GPIB yang telah mempercayakan menata jalannya persidangan di Samarinda ini.

”Sangat berterimaksih kepada Majelis Sinode yang memberikan kepercayaan untuk memimpin dan memandu perjalanan Persidangan Sinode Tahunan 2024 di Samarinda  ini,” ujarnya,

Dikatakan, apa yang menjadi agenda, harapan Majelis Sinode semua boleh terlaksana termasuk agenda khusus pengisian tempat Sekretaris I yang kosong.

”Ada agenda khusus dalam kaitan dengan pengisian lowongan untuk Jabatan Sekretaris I dan juga pelaksanaan peneguhan vikaris untuk menjadi pelayan Firman dan Sakramen GPIB,” imbuhnya. ***

Share :

Baca Juga

GPIB Siana

ToT CC Sinodal 2022: Dari Resque Air Hingga Mengendalikan Ular Berbisa

GPIB Siana

AKBID Griya Husada Resmi Jadi STIKES, Pdt. Nitis Harsono: Harus Kita Banggakan

GPIB Siana

Gereja Cupuwatu Mandiri, Bupati Hj. Kustini: Sleman Menghargai Perbedaan, Ketua Mupel Pdt. Adriano: Ini Mewah  

GPIB Siana

Tingkatkan Kualitas Diri, Janganlah Terlena di Zona Nyaman”

GPIB Siana

PESAN Natal 2022: Beritakanlah Kabar Sukacita yang Menyelamatkan

GPIB Siana

Kebahagiaan Keluarga Bertahan Selama Mengasihi Tuhan Yesus

GPIB Siana

BERTOBATLAH, Siapakah yang Harus Memulainya? Para Pemimpin dan Pelayan

GPIB Siana

Panitia Konven Pendeta dan PST 2023 Medan Serahkan LPJ Ke Majelis Sinode