Home / Germasa

Selasa, 12 September 2023 - 10:53 WIB

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Berharap Indonesia Jadi Kompas Toleransi di Dunia

JAKARTA, Arcus GPIB – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengutarakan mimpinya tentang Indonesia di malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 KompasTV.

Seperti dilansir laman Kemenag RI, mimpi itu disampaikan di depan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, tokoh nasional dan undangan yang hadir saat dirinya ditanya tentang mimpi Indonesia oleh presenter KompasTV.

“Saya punya mimpi tidak terlalu besar. Tapi yang penting adalah bangun dari mimpi itu dan melaksanakannya. Saya bermimpi tata negara yang bernama Indonesia dengan ciri kodrat keberagaman, kebhinekaan dan pluralitas ini membangun sebuah kemerdekaan bagi seluruh warganya,” ujar Menag di Jakarta, Senin (11/9/2023).

Baca juga  Kritik Prof. John Titaley, Politisasi Agama Sumber Penjajahan Baru

“Serta warganya bisa beribadah sesuai dengan keyakinannya, sehingga keperbedaan yang dimiliki Indonesia ini menjadi kompas toleransi di dunia,” sambung Gus Men panggilan akrabnya.

Gus Men pun berharap di usianya ke-12 tahun, KompasTV terus memberikan pencerahan kepada publik lewat pemberitaan yang berimbang dan mendidik. “Teruslah memberikan inspirasi kepada anak bangsa bagaimana kita berindonesia dengan baik,” kata Menag.

Gus Men panggilan akrabnya juga menaruh harapan besar di pemilu 2024. Gus Men berharap pesta demokrasi ini dapat dirayakan dengan penuh kegembiraan, tanpa harus melukai satu dengan lainnya.

Baca juga  TESTIMONI Pdt. Sarah Hengkesa Melepas Anies Baswedan: PUJI TUHAN...

“Saya kira caranya sederhana, yakni hindari agama sebagai alat untuk berpolitik, saya kira kita akan damai merayakan pesta demokrasi Pemilu 2024 tanpa mencedrai satu dengan yang lainnya,” tandas Gus Men.

Ia menambahkan selama ini Kompas telah relatif berhasil menempatkan diri sebagai media massa yang inklusif dengan menghimpun suara yang punya relasi dan dampak terhadap pembaca.

“Selamat ulang tahun ke-12 KompasTV. Saya berharap inovasi tiada henti yang dilakukan oleh KompasTV kini dan ke depan akan semakin mampu menempatkan dirinya sebagai garda depan media massa yang menyuarakan hati umat dan rakyat Indonesia,” kata Gus Men. ***

Share :

Baca Juga

Germasa

Manuver Elok GPIB, Mesra Dengan GBI. Apa Rencana Kedepan?

Germasa

Merawat Perbedaan, Baca dan Diskusi AlQur’an – Alkitab di Gereja

Germasa

Dialog Karya Kebangsaan GERMASA: Merangkai Kebersamaan Lintas Agama

Germasa

Lagi, Kerukunan Beragama Tercoreng, Ibadah Jemaat Mawar Sharon Dibubarkan

Germasa

Menghadapi Pemilu 2024, Perlu Pendidikan Politik Bagi Warga Gereja

Germasa

Ramah Lingkungan, Pdt. Margie: GPIB Terus Berdampak Di Mana Dihadirkan Tuhan

Germasa

Gereja Berdakwa, Kenapa Tidak: Lagu Idul Fitri Berkumandang di Immanuel Jakarta

Germasa

Soal Meme Candi, Kemenag Tegaskan Tidak Ada Intervensi di Kasus Roy Suryo