Home / GPIB Siana

Rabu, 2 Maret 2022 - 13:55 WIB

Kepempimpinan Gereja dan Bagaimana Bila Ada Konflik, Ini Pesan Motivator Paulus Winarto

Motivator Paulus Winarto dan Ketua II Majelis Sinode Pdt. Manuel E. Raintung S.Si, MM

Motivator Paulus Winarto dan Ketua II Majelis Sinode Pdt. Manuel E. Raintung S.Si, MM

JAKARTA, Arcus GPIB – Motivator terkenal Paulus Winarto mengakui tidak mudah memimpin atau menjalankan sebuah organisasi kegerejaan dengan segala tantangan yang ada di dalamnya. “Memimpin gereja lebih  sulit dari memimpin perusahaan,” ungkap  Paulus Winarto saat menjadi Narasumber dalam Study Meeting yang dilaksanakan Majelis Sinode GPIB Rabu (2/3).

Mengurai kata Servant Leader, Paulus Winarto mengatakan pandangan umum bahwa servant leader adalah pemimpin yang melayani, jika tidak disikapi dengan bijak, bisa berdampak pada hasrat pemimpin untuk memuaskan keinginan semua orang yang dipimpinnya. Seakan tertodong untuk memenuhi kemauan orang lain, bisa jadi membuat pemimpin mengabaikan nilai-nilai luhur dalam pengambilan keputusan. Alhasil, pemimpin semacam ini hanya menjadi –mohon maaf- pemuas hasrat orang-orang yang dipimpinnya.

Jadi, katanya, servant leadership lebih tepat kalau disebut sebagai pelayan yang memimpin. Ia melayani organisasi dengan cara melayani orang-orangnya demi terwujudnya tujuan organisasi. Servant Leader itu bagaimana seorang pemimpin di gereja bisa melayani dengan hati, membangun tim, tour leader, dan bisa sebagai mentor.

Baca juga  Art Deco dan Simbolisasi GPIB Bethel Bandung

Dalam acara yang dipandu Ketua II Majelis Sinode GPIB Pdt. Manuel E. Raintung S.Si, MM cukup banyak pertanyaan yang diajukan peserta kepada Motivator Paulus Winarto. Pertanyaan-pertanyaan antara lain soal kepemimpinan gereja yang sentralistik, manajemen konflik dan bagaimana menyiapkan sosok pemimpin dalam hal ini vikaris dan pendeta di jemaat.

Paulus Winarto yang dikenal juga sebagai dosen luar biasa, dosen Sespim Polri meminta apa yang bisa diselesaikan di tingkat bawah diselesaikan saja. Tidak perlu di bawah ke tingkat  yang lebih tinggi. “Kalau sebuah persoalan bisa diselesaikan di tingkat Polsek tidak usah bawah ke dia, dia bisa marah (Kapolri…red),” tuturnya. Pemimpin itu, katanya, harus punya visi, akuntabilitas dan servant leadership.

“Dalam leadership itu sebaiknya suatu persoalan diselesaikan di titik dekat masalah. Kalau tidak bisa baru dinaikkan keatas, ini yang namanya pemberdayaan,” ujar Paulus Winarto yang juga penulis sejumlah buku motivasi dan pengembangan diri best seller, seperti First Step to be An Entrepreneur, Reach Your Maximum Potential, The Power of Hope, Melejit di Usia Muda dan Starting Your Leadership Journey.

Baca juga  Mari Pahami Liturgi, Pdt. Dina Meijer-Hallatu Sentuh Soal Kawin Cerai dan Martumpol

Soal manajemen konflik, Paulus Winarto menyebutkan tiga hal yang perlu dimengerti agar bisa menyelesaikan persoalan yang muncul sembari memikirkan dan mencari solusinya.

“Kalau ada konflik pegang tiga hal ini. Pertama adalah semangat solusi, jadi kalau ada konflik selalu cari solusinya apa? Jangan cari siapa yang salah, Cari solusinya dulu. Yang kedua adalah semangat bersaudara dan yang ketiga semangat sukses Bersama, dan jangan menciptakan konflik,” tandas pria kelahiran Papua yang kini tinggal di Bandung ini.

Dalam buku Servant Leadership yang ditulis Brigjen Pol. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si dan Paulus Winarto menyebutkan pemimpin yang baik akan bersikap proaktif dan mengantisipasi skenario terburuk yang mungkin terjadi, sehingga mampu mencari solusi atas masalah yang ada.

Di titik ini, orang-orang perlu merasakan kehadiran dan kepedulian pemimpin atas kegelisahan mereka. Mereka juga membutuhkan dorongan semangat dari sang pemimpin. /fsp

Share :

Baca Juga

GPIB Siana

Tim Baksos Bolmong Ke Bali, Refreshing Di Bukit Kintamani

GPIB Siana

Kuatnya Kuasa Pujian, Ia Berkenan dan Sangat Disenangkan Pujian UmatNya

GPIB Siana

Sesi Bina PHMJ Mupel Sumut-Aceh: Peserta Fokus Soal Stipendium dan Perbendaharaan

GPIB Siana

Alot, Pertemuan GPIB Taman Harapan dengan Mantan, Ada Komitmen Damai

GPIB Siana

Tiga Narabina Akan Paparkan Materi Bina Pegawai Kantor Majelis Jemaat Tahap 2

GPIB Siana

Retret Pendeta Mupel Jateng-DIY: Membangun Kolegalitas Hingga Pemilihan Diaken Penatua

GPIB Siana

MS GPIB Mengundang Seluruh Peserta PST Mengikuti  Kegiatan Pra PST GPIB 2024

GPIB Siana

UKP GPIB Berdukacita, Pdt. P. K. Rumambi: Rahmat Tuhan Tidak Berakhir pada Kematian