Home / GPIB Siana

Jumat, 11 Agustus 2023 - 21:38 WIB

UKP GPIB Berdukacita, Pdt. P. K. Rumambi: Rahmat Tuhan Tidak Berakhir pada Kematian

Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pdt. Drs. Paulus K. Rumambi, M.Si saat memberikan penguatan dan penghiburan.

Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pdt. Drs. Paulus K. Rumambi, M.Si saat memberikan penguatan dan penghiburan.

JAKARTA, Update – Keseharian pembawaan sosok pria ini tenang tapi hangat dalam besahabat walau terkadang terlalu serius menyikapi situasi. Dia adalah Jeremy Edward Latuihamallo Karyawan Kantor Majelis Sinode GPIB.

Pria yang bekerja di Unit Kerja Penerbitan (UKP) Majelis Sinode GPIB dengan output salah satunya adalah Sabda Bina Umat (SBU) ini adalah warga jemaat GPIB Anugerah Jakarta Pusat menghembuskan napas terkahir di RS Pelni Jakarta pada Kamis 10 Agustus 2023. Jeremi meninggalkan istri dengan nama Marlein Louhenapessy dan seorang putri bernama Grace Latuihamallo.

Paduan Suara Jemaat GPIB Anugerah Jakarta menaikkan pujian di Rumah Duka Cikini

Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pendeta Drs. Paulus K. Rumambi, M.Si dalam khotbahnya melepas jenazah di rumah duka Cikini Jumat (11/08/2023) memberikan banyak kekuatan dan penghiburan. Hadir dalam kesempatan tersebut Katua II Majelis Sinode Pendeta Manuel Raintung, Sekretaris Umum Pendeta Elly D. Pitoy De Bell dan suami, serta Bendahara I Penatua Victor Pangkerego. Dan di Pemakaman hadir ex. Ketua I MS Pendeta Martinus Tetelepta yang juga turut mengangkat peti jenazah.

“Barang siapa percaya kepada-Ku ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Yang dimaksudkan Yesus dalam ucapannya ini adalah baik dalam keadaan hidup maupun dalam keadaan mati hubungan kita dengan Tuhan harus tetap berlangsung,” kata Rumambi.

Paduan Suara Karyawan Majelis Sinode dan Fungsionaris MS.

Menurutnya, banyak orang yang hidup segar bugar tapi hubungannya dengan Tuhan sudah terputus. Namun bila orang mau kembali percaya kepada Tuhan maka hubungannya dengan Tuhan akan kembali tersambung. Barang siapa percaya kepadaKu ia akan hidup walaupun sudah mati.

Baca juga  Kuatnya Kuasa Pujian, Ia Berkenan dan Sangat Disenangkan Pujian UmatNya

Hidup disini adalah satu wujud nyata hubungan yang utuh. Hubungan yang damai denga Tuhan. Itu dalah kehidupan yang kekal. Tidak asal hidup apalagi hidup asal-asalan. Hidup disini berarti menerima selamat dan rahmat Tuhan. Dan hal ini tidak berakhir pada kematian melainkan berlaku terus-menerus bahkan setelah meninggalkan dunia ini.

Rekan sekerja almarhum di Kantor Majelis Sinode GPIB

“Kematian bukanlah kehilangan segala sesuatu. Rahmat Tuhan tetap senantiasa berlaku. Yesus menjelaskan dengan pengkalimatan: Setiap orang yang hidup dan percaya kepada-Ku tidak akan mati selama-lamanya,” tandas Rumambi sertaya menyebutkan Yesus menjadi jaminan keselamatan itu.

Ketua V Majelis Sinode, Plt. UKP Penatua Robby Wekes menyatakan turut berdukacita kepada keluarga besar Latuihamallo, Istri dan anak-anak atas kematian Jeremy Edward Latuihamallo.

Ketua V Majelis Sinode, Plt. UKP Penatua Robby Wekes menyapaikan kata sambutan.

“Kita bersama-sama pada saat ini berkumpul sebagai bagian saudara yang senantiasa mendukung dalam doa. Ada banyak hal yang dilewati sebagai manusia, ada kekuarangan, keterbatasan, tapi semua itu diyakini Tuhan yang senantiasa menolong dan menyertai kita di tengah pengharapan,” kata Robby Wekes.

Baca juga  "Kalau Tidak Dipanggil, Maka Aman!"

Dikatakan, perjalanan hidup Jeremy Edward Latuihamallo baik sebagai suami, sebagai Ayah dan sebagai bagian bersaudara dalam lingkup keluarga besar Latuihamallo dan khususnya di Kantor Majelis Sinode adalah bagian dari pelayanan dalam kesetiaannya di Biro Penerbitan Majelis Sinode.

“Atas nama Majelis Sinode kami menyampaikan bahagian dalam Firman Tuhan di Amsal 2 : 1. Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. Tentunya pada saat ini kita sama-sama memberikan penguatan penghiburan,” tutur Robby Wekes.

Menurutnya, apapun yang ada dalam peristiwa kehidupan: Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. “Dan sesungguhnya kita semua mengasihi oleh karena itu dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.”

“Sekali lagi kami turut berdukacita dan senantiasa ini menjadi penguatan bagi kita dan mendukung prosesi ini sampai saat pemakaman. Dan tentunya setelah ini senantiasa Tuhan mendampingi dan menyertai ibu terkasih dan anak-anak serta keluarga besar Latuihamallo. Tuhan memberkati kita sekalian.”

Dalam rangkaian ibadah pelepasan Paduan Suara Karyawan Kantor Majelis Sinode menyanyikan dua pujian dan disusul Paduan Suara dari Jemaat GPIB Anugerah Jakarta.

Sebagaimana diketahui jenazah Almarhum Jeremy Edward Latuihamallo dimakamkan TPU Menteng Pulo Jakarta dilayani oleh Pendeta Leonard Hutapea, Eks Pimpinan UKP yang kini melayani di Jemaat Filadelfia Bintaro sebagai pendeta jemaat.

Rangkaian ibadah di pemakaman dihadiri segenap keluarga besar Latuihamallo dan keluarga besar istri dan anak-anak, jemaat GPIB Anugereh Jakarta, rekan sekerja di Kantor Majelis Sinode dan lain-lain. /fsp

Share :

Baca Juga

GPIB Siana

MANTAP. GPIB Siapkan Buku Ajar Katekisasi dan Katekisasi untuk Penyandang Disabilitas

GPIB Siana

Wow,…75 Tahun GPIB, Pendeta Emiritus akan Mendapatkan Pin Emas

GPIB Siana

GPIB Peringati Hardiknas, Yapendik GPIB: Indonesia Krisis Pembelajaran

GPIB Siana

Persiapkan Dengan Baik, Pdt. Dewi Shinta: Pujian Itu Dialog Dengan Tuhan

GPIB Siana

KasihNya Tidak Bergantung Pada Kasih Manusia, Allah Juga Panjang Sabar Tapi….

GPIB Siana

Tidak Ada yang Selamat, Pdt. Sealthiel Izaak: Berdoa Agar Mengalami Kemuliaan

GPIB Siana

Dari Bajem Ke Mandiri: Pdt. Dessy L. Tuanakotta: Sudah Lama Dirindukan

GPIB Siana

Berkata-kata Memang Mudah, Ayo Buktikan Dalam Tindakan Nyata