Home / Misioner

Rabu, 23 November 2022 - 11:21 WIB

AWAS Pengajar Sesat, Bangun Kehidupan Iman yang Kuat

JAKARTA, Arcus GPIB – Pengajar-pengajar palsu masih  diumpai sampai saat ini. Ia akan terus hadir sepanjang kehidupan manusia dan ada di dalam gereja.

Mengatakan itu Pdt. (Em) Sealthiel Izaak mengangkat tema WASPADA TERHADAP BERBAGAI KEPALSUAN mengurai Firman Tuhan dari  2 Petrus 2:1-3.

Dikatakan, ada tiga kategori pengajar sesat. Pertama, pengajar sesat yang berada dalam gereja dan persekutuan Kristen adalah warga gereja atau anggota persekutuan yang menyangkal iman.  Kedua, pengajar sesat yang datang dari luar persekutuan menyusup dalam persekutuan dan merusak kehidupan orang percaya. Ketiga, berbagai kepalsuan yang hadir pada zaman yang maju dengan teknologinya.

Baca juga  Pdt. Daniel Lumentut Pimpin Mupel Banten: Siap Tebar Benih Bakau Di Dadap dan Bantu UMKM

“Karena itu kita harus waspada. Kita harus membangun kehidupan iman yang kuat, supaya kita dapat mengalahkan kekuatan penyesatannya. Pengenalan akan firman-Nya menjadi penting, agar kita dimampukan mengenal ajaran-ajaran dan berbagai kepalsuan yang hendak menghancurkan kehidupan,” tutur Sealthiel.

Alumni Institut Injil Indonesia (III) Batu Malang ini mengatakan, sudah banyak orang yang menjadi korban berbagai kepalsuan pada zaman digital ini. Yang terpenting jangan menyangkal Yesus, “Penguasa yang telah menebus dan menyelamatkan umatNya”.

Di waktu yang lalu, nabi-nabi palsu tampil ditengah-tengah umat Allah. Mereka membujuk Israel untuk tidak menaati perintah Allah (baca: Yeremia 14:13-16). Guru-guru palsu adalah: a). Orang-orang yang anti kepada yang berwewenang. b). Tidak menghormati siapapun. c), Mencari kesenangan dan kepuasan diri sendiri. d). Menuruti hawa nafsu, dan menolak Tuhan (ay.1-2).

Baca juga  Safari Pelkes Kalbar Regio 2, Pdt. Roberto Wagey: Persiapkan Bajem Jadi Jemaat Mandiri

Petrus mengingatkan, agar waspada terhadap mereka, dan “semua orang yang membawa kepalsuan”. Karena mereka memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan. Dan menolak “PENGUASA YANG TELAH MENEBUS MEREKA” yaitu Yesus. Mereka merusak kelompok-kelompok Kristiani khususnya dan kehidupan manusia pada umumnya (ay.3). /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Dept. Inforkom Litbang, Temu Unit Misioner Perkuat Sinergitas

Misioner

LAI Siap Luncurkan Alkitab TB2: Sesuaikan Dengan Kebenaran Bahasa Terkini

Misioner

Audiensi Panitia Konven Pendeta dan PST 2023 Diterima Gubernur Edy Rahmayadi

Misioner

GPIB Petra Jakarta Megah, Ketua Panitia Cornelis Kale Ludji: Ditata untuk Kenyamanan Beribadah

GPIB Siana

Yesus Menghendaki PengikutNya Cerdas dan Setia, Berserahlah Pada Hukum-Nya

Misioner

Mantan Gubernur Kaltim Isran Noor Dihadapan Pendeta GPIB: “Saya Senang”

Misioner

Sukacita Ibadah Perdana GPIB Taman Harapan, Ketua III MS: Jaga Persekutuan dan Kerukunan

Misioner

Sesi Bina PHMJ & BPPJ: Mengetahui Posisi, Membangun Relasi dan Apa yang Dikerjakan