Home / Germasa

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 23:24 WIB

Germasa Napas Gereja, Pdt. Marianus Tupessy: Ke Pesantren Sesuatu yang Sangat Indah

Pdt. Marianus Tupessy, kiri, saat wawancara  dalam acara 
Welcome Dinner di GPIB Bahtera Hayat Surabaya, Sabtu 20/8/2022. Foto: Dennis J. Gaspersz

Pdt. Marianus Tupessy, kiri, saat wawancara dalam acara Welcome Dinner di GPIB Bahtera Hayat Surabaya, Sabtu 20/8/2022. Foto: Dennis J. Gaspersz

JAKARTA, Arcus GPIB –  Departemen Germasa GPIB menyelenggarakan acara kebangsaan  20 – 22 Agustus 2022. Kegiatannya adalah Dialog Karya Kebangsaan yang dimulai dengan Welcome Dinner di GPIB Bahtera Hayat, Surabaya yang dihadiri peserta dan segenap Fungsionaris Majelis Sinode.

Peserta Dialog Karya Kebangsaan yang akan mengikuti acara demi acara yang digelar Dept. Germasa GPIB. Foto: Dennis J. Gaspersz

“Tidak salah kalau Departemen Germasa mempunyai program yang sangat bagus seperti ini, mungkin bisa diterapkan ditempat-tempat lain supaya orang bisa mengenal GPIB itu adalah gereja yang terbuka, gereja yang inovatif dan gereja yang mau bermasyarakat ditengah-tengah kepelbagaian seperti ini,” ungkap  Pdt. Marianus Tupessy.

Menurut Ketua Majelis Jemaat GPIB Bahtera Hayat Surabaya itu, Germasa adalah napas gereja dalam memberikan warna kepada kehidupan manusia itu sendiri. Terlebih dalam konteks bangsa Indonesia bukan hanya dialog ideologi tetapi dialog karya memegang penting dimana gereja itu ada bersama masyarakat.

Baca juga  Menag Yaqut Bangga Terhadap Pers Indonesia, Berkontribusi Memperkuat Moderasi Beragama

“Seringkali kita lupa bahwa tugas Germasa adalah tugas sinodal,” tandas  Marianus kepada Arcus Media Network di sela-sela acara Welcome Dinner di GPIB Bahtera Hayat Sabtu 20/8/2022.

Dikatakan, Departemen Germasa melaksanakan dialog kebangsaan itu adalah langkah awal untuk bisa berinteraksi bersama masyarakat, khususnya kepada masyarakat di Jawa Timur untuk memberikan warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam keberagaman.

Menjadi sangat penting, kata Marianus,  bahwa Germasa  di Jemaat-jemaat itu menjadi napas untuk gereja itu bisa memberikan warna dan gereja bisa memberikan sesuatu yang berarti bagi sesama.

Baca juga  Kekerasan Terhadap Perempuan Masif, Alex Mandalika: Gereja Harus Jadi Konsultan

Mengenai perkunjungan ke Pondok Pesantren Tebu Ireng, Marianus sangat mendukung apa yang dilakukan Departemen Germasa GPIB.

“Yang jelas kunjungan ke Pesantren adalah langkah awal kita untuk kita bisa mengenal apa itu sesama  dalam konteks kebangsaan. Perkunjungan ke pesantren merupakan sesuatu yang sangat indah, kita bergandengan bersama untuk membangun bangsa dan negara ini,” tutur Marianus.

Adapun rangkaian acara dalam Dialog Karya kebangsaan yang dikemas Departemen Germasa antara lain  Silaturahmi ke Vihara Majapahit Trowulan di Mojokerto, Silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebu Ireng di Jombang, Dialog Kebangsaan dan Temu Kader Germasa dan silaturahmi dengan Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Surabaya. /fsp

Selengkapnya rangkaian acara dapat dilihat dalam jadwal dibawah ini:

Share :

Baca Juga

Germasa

“Kita Harus Setia dan Mempersembahkan Hidup Kita”

Germasa

“Tahun Ini Kampung Moderasi Beragama Percontohan Dibentuk Di 34 Provinsi

Germasa

Jelang Pilpres, Pendeta GPIB Sowan Ke Pesantren, Tokoh Agama Beri Masukan

Germasa

Art Deco dan Simbolisasi GPIB Bethel Bandung

Germasa

Mendukung Nyepi, Pdt. Chandra Wila, Mengikuti Dengan Tidak Menyalakan Lampu

Germasa

Ketua II Majelis Sinode Pdt. Manuel Raintung: Ayo Bersinergi, Bangun Relasi

Germasa

Dari Forum Pendidikan Oikoumene GPIB: “Ada yang Rela Mengorbankan Kalung Emas”

Germasa

PGI Minta Rawat Kesatuan dan Tidak Tercabik Perbedaan Politik dan Berita Bohong