Home / Germasa

Senin, 4 April 2022 - 18:15 WIB

GPIB Ora et Labora Ditahbiskan, Pnt. Leroy S. Uguy: Rindu yang Mengkristal Siap Jadi Berkat

Ketua Bidang Germasa, Pnt. Leroy S. Uguy

Ketua Bidang Germasa, Pnt. Leroy S. Uguy

BANTEN, Arcus GPIB – Pergumulan panjang jemaat GPIB Ora et Labora Banten untuk memiliki Gedung gereja sendiri Tuhan jawab. Jemaat ini kini menempati Gedung gereja baru di Kawasan Ruko Golden Road BSD City Tangerang Selatan.

Tidak tanggung-tanggung dalam pengadaan Gedung gereja ini, jemaat GPIB Ora et Labora memborong empat unit gedung dua lantai bersebelahan depan belakang di lokasi tersebut. Dan pada Minggu 3 April 2022 diresmikan penggunaannya oleh Walikota Tangerang Selatan, Drs. Benyamin Davnie dan ditahbiskan oleh Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pdt. Drs. P.K. Rumambi M.Si.

Warga jemaat GPIB Ora et Labora saat beribadah penaahbisan

Pejabat daerah setempat yang ikut hadir menyaksikan peresmian dan penahbisan adalah Danrem 052/Wijayakrama Brigjen TNI Rano Tilaar Danrem, Penyelenggara Kristen Kemenag Tangsel Juhendi Rumahorbo, Anggota DPRD Tangsel Ledy M.P Butarbutar dan Ketua FKUB Tangsel Fachrudin Zuhri.

Ketua Mejelis Jemaat GPIB Ora et Labora Banten, Pdt Salmon A. J. Bawole, S.Th, M.Min mengatakan, jalan panjang hingga jemaat Ora et Labora ini bisa memiliki rumah ibadah sendiri dan tidak berpindah-pindah lagi.

Ketua Umum Majelis Sinode Pdt. Drs. P.K. Rumambi M.Si. usai penandatanganan prasasti disaksikan KMJ Ora et Labora Pdt. Salmon A.J. Bawole, S.Th, M.Min.

“Setelah enam kali persidangan, setelah dibentuk tiga tim, dan akhirnya kita memutuskan harus beli, karena berkat Tuhan pasti melimpah. Kita mendapatkan berkat Tuhan justru pada saat kita lemah dan berkat Tuhan itu tercurah,” ungkap Pdt. Salmon Bawole.

Baca juga  Resolusi Mataram Songsong Pemilu 2024, Ini 5 Point yang Perlu Diperhatikan

Ketua II GPIB Ora et Labora Banten,  Pnt. Leroy S. Uguy mengatakan, warga jemaat GPIB Ora et Labora dalam empat dekade sebelumnya secara berpindah-pindah sesuai kebutuhannya melakukan aktivitas ibadah  dengan meminjam berbagai fasilitas seperti ruang kelas, lapangan basket, dan aula di Sekolah Ora et Labora.

Beberapa waktu kemudian, pihaknya menyewa fasilitas ruangan di Gedung Melawai di depan ITC BSD, dan dalam kesempatan lain pernah juga warga jemaat meminjam gedung GKI Pepantan Serpong di Paris Sguare, dan gedung GKY di Rawabuntu, BSD.

Baca juga  Bahasa Roh Masih Ada? Pdt. I Nyoman Djepun: Masih. Tidak Usah Urus Karunia Orang Lain

“Bersyukur atas perkenan Tuhan sajalah akhirnya secara gotong royong, melalui keluarga-keluarga di jemaat Ora et Labora, donatur-donatur baik dari dalam jemaat sendiri maupun dari luar jemaat, bahkan dukungan para janda dan duda, bersama-sama panitia pembangunan bersehati dengan mencicil secara bertahap, sehingga gedung ini bisa dimiliki oleh GPIB,” tutur Pnt. Leroy S. Uguy yang juga Ketua Bidang GERMASA ini kepada arcusgpib.com disela-sela peresmian gereja Ora et Labora.

Dikatakan, perjuangan panjang warga jemaat untuk bisa mendapatkan Gedung gereja Ora et Labora yang kini sudah menjadi milik GPIB.

“Gedung ini selanjutnya diharapkan dapat menjadi fasilitas bagi warga jemaat yang saat ini terdiri dari 183 kepala keluarga. Jumlah warga tersebut terdiri dari 345 perempuan dan 296 laki-laki, yang didalamnya termasuk 133 anak-anak dan 98 lansia,” kata Pnt. Laroy Uguy.

Menurutnya, perkembangan pesat jumlah warga jemaat yang saat ini mencapai lebih dari 600 orang, sesungguhnya diawali.cikal-bakalnya sebagai-bagian-dari jemaat GPIB-Kinasih, sekitar tahun 1995-an dari persekutuan beberapa keluarga.

“Kesepahaman warga selanjutnya mengkristal dalam kerinduan bersama untuk mencari dan mendapatkan tempat yang cukup memadai untuk menampung kegiatan-kegiatan bersama,” ujar Pnt. Leroy Uguy manambahkan bahwa gereja harus hadir memberi dampak bagi masyarakat sekitar. /fsp

Share :

Baca Juga

Germasa

Bangun Kesadaran Politik, Pdt. Manuel Raitung: Jangan Latah Hanya Menjelang Pemilu  

Germasa

Ucapan Natal Dari Wapres K.H. Ma’ruf Amin, Gubernur Hingga Walikota: Mari Berkolaborasi

Germasa

Perkuat Moderasi Jauhi Politisasi Agama, Menag: Hindari Perpecahan

Diakonia

Jarak Sosial Akan Melebar antara yang Mampu dengan yang Tak Punya Akses Digital

Germasa

Dari Konferdal Germasa GPIB, Indonesia Multikultural, LDII: Itu Sunnahtulloh

Germasa

Puan Maharani Dapat Wejangan Intisari Pancasila dari PWNU Jawa Timur

Diakonia

Jangan Hanya Menuntut, Gubernur Ganjar Pranowo: Gereja Harus Peka dan Mau Berbagi

Germasa

Menteri Bintang Darmawati Apresiasi UU TPKS, PGI: Kekerasan Seksual Masih Tinggi