Home / Misioner

Senin, 4 Maret 2024 - 09:17 WIB

BERGUMUL DENGAN HARGA BERAS

Kegiatan Penyelamatan Lingkungan Hidup di Kota Batam 2023 oleh Dept. Germasa dan Dept. Pelkes GPIB. /Foto Ilustrasi: Frans S. Pong.

Kegiatan Penyelamatan Lingkungan Hidup di Kota Batam 2023 oleh Dept. Germasa dan Dept. Pelkes GPIB. /Foto Ilustrasi: Frans S. Pong.

Oleh: Pdt. Volentines H Hengkesa

HARI ini Senin, 04 Maret 2024 harian KOMPAS pada Tajuk Utamanya memunculkan Tema yang sangat memukul, tema ini bukan perihal Kasak–Kusuk Pemilu yang sudah diselenggarakan namun hal yang mungkin sudah kita rasakan dan sadari pada akhir-akhir ini.

TEMA yang dimunculkan oleh harian KOMPAS Ialah: “LONJAKAN BERAS MEMUKUL PETANI” dan Tema kecil lainya pada halaman utama tertulis “IRONI NEGERI AGRARIS, PETANI PADI MENGANTRE BERAS MURAH”

Memang semenjak awal tahun hingga akhir tahun 2023, saya selalu memperhatikan harga beras dan harga sembako lainnya dengan bertanya kepada pemilik Warung Tegal biasa disebut WARTEG tempat saya biasa makan. Dari situ saya selalu memperhatikan bahwa terus ada kenaikan pada harga sembako terutama beras.

Baca juga  IA Tidak Mengecewakan, Pdt. Dr. Karo Sekali, M.Th: ”Berterimakasihlah pada Roh Kudus"

Hal mendorong saya untuk mencari lebih jauh akar penyebab permasalahanya, satu sisi hal ini terdampak dari harga Pupuk di petani yang melonjak naik karena sebagian besar bahan dasar pupuk dan pupuk tertentu berasal dari Rusia yang saat itu sedang bertikai dengan ukraina. Bahkan di tahun 2023 sering kita bersama menyaksikan dan membaca bagaimana pemerintah kita terutama Menteri Keuangan Sri Mulyani selalu menyampaikan tentang dampak Krisis Global yang akan kita hadapi setelah Pandemi Covid19 dan ternyata hal ini diperparah lagi dengan adanya dampak Badai EL NINO yang terjadi. Hal inilah yang membuat harga beras melonjak.

Dan bagaimana dengan warga GPIB yang berada di kelas menengah kebawah???

Saat ini dipasaran harga beras kwalitas Premium menyentuh harga Rp 16.000 – Rp 18.000 dan harga untuk kwalitas standart diharga Rp 13.000 – Rp 15. 000 (harga bisa berbeda tergantung pada wilayah)

Baca juga  Pdt. Margie Terima Penghargaan, Peluang Zebaoth ke Tingkat Nasional dan ASEAN

Namun dari tajuk utama harian KOMPAS hari ini ada hal yang mengejutkan disebutkan bahwa “LONJAKAN BERAS MEMUKUL PETANI” dan “IRONI NEGERI AGRARIS, PETANI PADI MENGANTRE BERAS MURAH”, biasanya bahwa petani padi ketika panen mereka akan menyisihkan hasil panennya untuk kebutuhan mereka namun mengapa menurut harian KOMPAS saat ini mereka justru harus mengantre beras Murah. Dan bagaimana dengan warga GPIB yang berada di kelas menengah kebawah???

Semoga hal ini juga menjadi pergumulan bagi GPIB yang akan melaksanakan PST (Persidangan Sinode Tahunan) Di Samarinda KALTIM 7 – 10 Maret 2024. ***

Share :

Baca Juga

Misioner

Pdt. Crenos Cinun: Yesus Ada untuk Kepentingan Kita, Pnt. Faby Sopacua: Andalkan Tuhan

Misioner

Peduli Suku Asmat Papua, Sinode GPI Gelar Pelatihan dan Bakti Sosial

Misioner

Konas Ke-XVII PKB PGI Di Halut, Sekum Michael Roring Tanam Mangrove

Misioner

Pdt. Daniel Lumentut Pimpin Mupel Banten: Siap Tebar Benih Bakau Di Dadap dan Bantu UMKM

Misioner

Pdt. Johny A. Lontoh : “Tiga Kejadian Buat Saya Menangis, Matipun Tak Apa-apa”

Misioner

Dialog Kebangsaan HUT Ke-75 GPIB Hadirkan Tiga Profesor, Siapa Saja?

Misioner

Agar Tidak Terjadi Perpecahan di Jemaat, Ini Pesan Pdt. Maureen Rumeser dari Batam

Misioner

YESUS Manusia Universal, Menjadi Besar Karena Kerendahan