Home / Misioner / Pelkes

Kamis, 7 Juli 2022 - 16:56 WIB

Gereja Tetap Diperlukan Sebagai Tempat Allah Menyapa UmatNya

Pos Pelkes Teluk Selimau GPIB Maranatha Tanjung Selor Kalimantan Utara saat dikunjungi Tim Pelkes dan Dewan PKP beberapa waktu lalu.

Pos Pelkes Teluk Selimau GPIB Maranatha Tanjung Selor Kalimantan Utara saat dikunjungi Tim Pelkes dan Dewan PKP beberapa waktu lalu.

JAKARTA, Arcus GPIB – Di mana saja TUHAN bisa menyapa umat-Nya apabila umat-Nya menyapa Tuhan dengan sungguh sungguh. Di gedung gereja, di dalam kamar rumah, di bawah pohon dan di mana saja.  Namun gedung gereja sebagai tempat umat secara kolektif beribadah dan berdoa penting pula.

Sabda Bina Umat (SBU) Kamis (07/07) edisi malam menyebutkan itu mengurai Firman TUHAN 2 Tawarikh 6: 18 – 21 mengangkat tema Tempat TUHAN Menyapa Manusia.

Disebutkan bahwa rumah TUHAN atau gereja diperlukan sebagai cara ata tempat untuk belajar dan tumbuh bersama dengan saling mengasihi dan mendukung satu terhadap yang lainnya dalam kasih Tuhan.

Salomo yakin bahwa doa di rumah TUHAN di bumi, bisa didengar dan dijawab TUHAN dari sorga. TUHAN tidak hanya bersemayam di sorga dan membiarkan manusia bergumul dengan sesamanya sehari-hari atau dengan persoalan manusia dengan alam.

Baca juga  Hindari Krisis Pangan, Guru Besar IPB Minta GPIB Konsumsi Pangan Lokal

Gedung gereja sebagai rumah TUHAN penting bagi warga gereja yang percaya bahwa di gedung gereja itu, TUHAN berkenan menyapa mereka sebagai satu persekutuan umat.

Rumah TUHAN ini lebih pasti sebagai tempat bagi umat untuk berkomunikasi dengan TUHAN. Rumah TUHAN adalah lambang kehadiran TUHAN dalam kehidupan mereka.

Mengapa umat Kristen harus pergi ke gereja? Seberapa pentingkah gereja? Situs christiananswers.net menjawab itu.  TUHAN merancang gereja sebagai tempat di mana para pemimpin agama dapat mengawasi kesejahteraan umatNya, seperti seorang gembala menjaga dombanya (I Petrus 5:1-4; Ibrani 13:17).

Baca juga  Di PST 2022 Pdt. Roberto Wagey M.Th, Ajak Gereja Hadir Ditengah Kemiskinan

Ibrani 10:25 memperingatkan untuk “jangan menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang.”

Gereja adalah sebuah tubuh dalam I Korintus 12, dan Paulus menjelaskan bahwa setiap bagian tubuh berada untuk memenuhi kebutuhan bagian tubuh yang lain.

Tuhan menginginkan setiap umat-Nya memenuhi kebutuhan umat yang lainnya, menggunakan kekuatan kita untuk menolong kelemahan mereka. I Korintus 12:21 menyatakan hal tersebut demikian: “Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: aku tidak membutuhkan engkau.” Begitu juga tidak ada seorang Kristen pun yang dapat mengklaim dirinya dapat berdiri sendiri sekarang. /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

MEROBEK Malam

Misioner

Kajian Pendirian Rumambi Institute Kembali Digelar, Prof. John Titaley dan Ketua PGI Hadir

Pelkes

Di Dunia Ini Hanya Sementara, Berjuanglah untuk Mencari dan Mendapatkan….

Germasa

30 Pendeta GPIB Peserta POK Dapat Pembekalan Dari Romo Suharyo

Misioner

Perjamuan Kudus Di Kantor Gubernur, Pdt. Manuel Raintung: Mari Rawat Hidup Bermasyarakat

Misioner

GPIB Yudea 27th, Gereja Bukan Menara Gading, Pdt. Marthen Leiwakabessy: Jangan Hanya Tampilan Luarnya

Misioner

Soal Pendirian Rumambi Institute, Ini Pandangan Angelica Tengker, Ketua Umum KKK

Misioner

Pdt. P.K Rumambi Tahbiskan GPIB Maduma, Wow, Medan Kini Punya GPIB Terbesar