Home / Diakonia

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:41 WIB

“Hayati Sungguh-sungguh Pekerjaanmu Sebagai Kerja yang Diberikan Tuhanmu”

Pnt. Vera Sanger, Personel Yayasan Diakonia GPIB saat menjamu mitra dari Universitas Muhammadiyah Malang, di RAAL Lawang belum lama berselang. /Foto ilustrasi, Frans S. Pong

Pnt. Vera Sanger, Personel Yayasan Diakonia GPIB saat menjamu mitra dari Universitas Muhammadiyah Malang, di RAAL Lawang belum lama berselang. /Foto ilustrasi, Frans S. Pong

JAKARTA, Arcus GPIB – Perlu menjadi perhatian bahwa ketaatan kepada Tuhan yang diwujudkan melalui pekerjaan. Itu adalah ibadah yang berarti bagi setiap orang.

Ingatlah, bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menjadi berkat bagi banyak orang, yakni bermanfaat bagi orang lain, terutama keluarga.

Demikian penegasan dalam renungan pagi Sabda Bina Umat GPIB Selasa (16/07/2025) mengulas Efesus 6 : 6 … tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah.

Pada saat ini, mendapatkan pekerjaan yang sesuai bukanlah perkara mudah, sehingga memerlukan upaya yang serius. Berpihak pada pemahaman ini, maka seorang pekerja yang baik pantas mendapat upahnya.

Baca juga  Alhamdulilah, Sekalipun Saya Muslim, Yanti: Terimakasih Yayasan Diakonia  

Paulus mengingatkan bahwa sebaga manusia yang telah mengalami keselamatan, hidup kita haruslah berpadanan pada keselamatan tersebut (Ef. 2:4: 4:1b).

Sebagai seorang hamba, seseorang dituntut untuk memahami pekerjaannya sebagai pekerjaan kepada Allah. Jika ketaatan kepada Allah dihayati dengan sungguh-sungguh, maka pekerjaan tidak hanya dilakukan bagi tuan pemberi kerja, tetapi kepada Allah (Kol. 3: 23).

Hal inilah yang akan memunculkan ketaatan yang benar. Sebab, ketaatan kepada tuan di dunia adalah cermin dan ketaatan kepada Tuhan. Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan bertanggung jawab akan menumbuhkan pengakuan pada karya Kristus.

Baca juga  Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako Di Ultah ke-30 YADIA GPIB

Kepantasan inilah yang disambut dengan rasa syukur karena upah yang dibawa pulang ke rumah adalah upan dari kerja keras dan dedikasi yang tinggi.

Inilah kesinambungan antara ibadah di gereja dan ibadah di luar gereja, sehingga seuruh aktivitas kerja yang diwujudkan adalah aktivitas pelayanan kepada Tuhan. /fsp

Share :

Baca Juga

Diakonia

Bupati Sangihe Jabes Gaghana Kembali Hadir Dalam Pertemuan Dengan Tim Baksos Yadia GPIB

Diakonia

Kematian Yesus Bagaikan Biji Gandum yang Jatuh ke Tanah: Pengorbanan

Diakonia

Insting Peduli Maylani Rumambi Tak Surut Walau Pandemi

Diakonia

Program Inklusi Kitab Suci Braille Terus Digarap, Ada Ayat Alkitab Bahasa Isyarat

Diakonia

Menko PMK Bertemu MPH-PGI Diskusikan Antisipasi Lonjakan Covid di Akhir Tahun

Diakonia

Hiduplah Berkecukupan, Jangan Serakah, Jauhi Gaya Hidup Mental Budak

Diakonia

Natal YADIA GPIB Bersama Anak Yatim Piatu, Oma Panti Asuhan, Serahkan Piagam Penghargaan

Diakonia

BAKSOS GPI-GPIB Di Maluku, Pdt. Marthen Leiwakabessy: Gereja Membawa Damai Sejahtera