Home / Diakonia

Selasa, 30 November 2021 - 20:44 WIB

Menko PMK Bertemu MPH-PGI Diskusikan Antisipasi Lonjakan Covid di Akhir Tahun

JAKARTA, Arcus – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI) Muhadjir Effendy dalam pertemuan dengan MPH-PGI di Grha Oikoumene, Jakarta (30/11), menyampaikan pentingnya mendapat masukan dari sejumlah pihak termasuk PGI dalam rangka mengantisipasi lonjakan Covid di akhir tahun ini.

“Dalam audiensi ke PGI, kami mendapatkan saran dan masukan kaitannya dengan kebijakan, khususnya selama libur Natal dan Tahun baru. Karena Natal merupakan hal yang istimewa maka peribadatan Natal perlu diatur dengan baik sesuai aturan yang telah dikeluarkan sehingga berjalan baik
tanpa memicu gelombang ke tiga covid yang baru. Dan PGI telah mendukung kebijakan Pemerintah untuk meniadakan cuti bersama dan telah mengimbau agar perayaan Natal dilakukan di rumah bersama keluarga,” kata Menko Muhadjir, dalam jumpa pers diakhir pertemuan.

Sebelumnya, dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PGI Pdt. Gomar Gultom menyatakan mendukung terhadap apa yang telah diputuskan pemerintah terkait ditiadakannya cuti bersama dan juga pengaturan saat peribadatan Natal dan Tahun Baru. Khusus jumlah jemaat yang akan hadir dalam ibadah Natal dan Tahun Baru, yang menyesuaikan dengan aturan yang dikeluarkan.

Baca juga  BAKSOS GPI-GPIB Di Maluku, Pdt. Marthen Leiwakabessy: Gereja Membawa Damai Sejahtera

“Kami telah mengeluarkan edaran untuk mekanisme ibadah pada saat ibadah Natal dan Tahun Baru kepada gereja-gereja bahwa proses peribadatan disesuaikan dengan aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah. Dan ini tahun kedua kami melakukan peribadahan di masa pandemi. Dan sesuai ketentuan prokes dilakukan dengan koordinasi satgas setempat. Kami juga mengikuti PPKM yang telah ditetapkan, misalnya jika level 3 maka jumlah umat yang ibadah harus 25 persen dan seterusnya,” tandas Pdt. Jacklevyn Manuputty, kepada wartawan.

Menko PMK yang dalam kunjungannya didampingi oleh beberapa staf, diterima oleh Ketua Umum Pdt. Gomar Gultom, Sekretaris Umum Pdt. Jacklevyn Manuputty, Wakil Sekretaris Umum Pdt. Krise Gosal, Bendara Pdt. Jacub Sutisna dan Wakil Bendahara Pnt. Arie Mongkingka dan sejumlah kepala biro.

Sebelumnya PGI juga telah megeluarkan imbauan kepada gereja-gereja pada 19 November 2021 lalu yang berisi; Pertama, mendorong warga untuk memprioritaskan penyelenggaraan ibadah dan perayaan Adven, Natal dan Tahun Baru, yang aman dan berkeugaharian, serta memerhatikan kebijakan-kebijakan yang diberlakukan pemerintah dalam upaya mengakhiri pandemi Covid-19 di negeri yang kita cintai ini.

Baca juga  GPIB KHARIS Tuntaskan Pelayanan Vaksinasi Ke-2

Terkait hal tersebut, pengumpulan umat secara ragawi, dan perayaan di rumah-rumah dalam bentuk “open house” sebaiknya dihindari.

Kedua, memberi pemahaman kepada keluarga-keluarga Kristen, bahwa keluarga merupakan palungan bagi kelahiran Yesus, sehingga sentrum perayaan Natal sepatutnya ditempatkan pada persekutuan keluarga. Ketiga, mendorong warga senantiasa menjadi teladan bagi masyarakat luas dalam penerapan protokol kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas) dan perilaku hidup bersih dan sehat.

Keempat, bersama warga, meningkatkan empati dan solidaritas terhadap para korban bencana alam dan warga masyarakat yang menderita akibat persoalan kemiskinan, diskriminasi dan ketidakadilan. Berkat yang kita terima dari Tuhan, dan sebagai ungkapan syukur atas masa Adven, Natal dan Tahun baru nanti, adalah baik untuk dibagikan kepada mereka yang sangat membutuhkan perhatian dan bantuan kita dalam rangka mengurangi beban dan penderitaannya. /fsp

Share :

Baca Juga

Diakonia

LAPORAN Tim CC Sinodal, Christ Wangkay: Prioritas Makanan dan Air Mineral

Diakonia

Gempa Bumi: Besok Tim Crisis Center GPIB Masuk Ke Cianjur

Diakonia

Siapapun Dia, Harus Hadir untuk Menjadi Berkat

Diakonia

Butuh Bantuan, Tim Crisis Center GPIB: Dari Alas Tidur Bayi Hingga Penanganan Medis

Diakonia

Jauh dari Gaya Feodalistik, Ketua I Sinode GPIB Bezuk Karyawan yang Sakit

Diakonia

Program Inklusi Kitab Suci Braille Terus Digarap, Ada Ayat Alkitab Bahasa Isyarat

Diakonia

DOA BAPA KAMI DI MASA PANDEMI dari Andriani L. Soetoto

Diakonia

Melihat Griya Asih Lawang Milik GPIB Lebih Dekat