Home / Misioner

Senin, 26 September 2022 - 11:57 WIB

Ini Berhala Diabad Modern, Tinggalkan dan Bertobatlah

JAKARTA, Arcus GPIB – Mari tinggalkan berhala, bertobat, karena berhala tidak tidak memberi kebahagiaan, selain kebinasaan. Mari menyerahkan hidup seutuhnya kepada-Nya. Mari membangun hidup dalam kesetiaan: membaca Alkitab, berdoa, beribadah dan bersaksi.

Pernyataan itu disampaikan Pdt. (Em) Sealthiel Isaak Minggu 25/09/2022 mengurai teks Firman Tuhan Zefanya 1:1-6 seraya menyebutkan bahwa Allah menghukum umatNya yang melakukan penyembahan berhala.

“Allah benci penyembahan berhala. Ia menghukum penyembah berhala, saat ini dan pada hari Tuhan. Orang yang menyembah berhala tidak mempunyai kerinduan untuk baca Firman, berdoa, beribadah dan bersaksi.”

Baca juga  Baksos Kesehatan HUT Ke-75 GPIB di Kota Padang Ramai Dikunjungi Warga

“Tidak ada damai sejahtera dan ketenangan. Yang ada hanyalah rasa takut, kekerasaan, dll. Tidak ada tempat bagi penyembah berhala dalam kerajaan Allah (baca: Wahyu 22:14-16).”

“Di zaman yang sudah maju, masih kita jumpai praktek penyembahan berhala, baik yang “kuno” atau modern (Jimat, spiritisme/ penyembahan roh orang mati, horoscope, ilmu putih, dll). Berhala modern adalah semua yang diandalkan manusia dan menggeser Allah dari pusat kehidupan manusia (apakah itu harta, pangkat, kekuasaan, Iptek/teknologi ). Handphone (HP), bisa juga menjadi yang utama dalam hidup manusia?”

Allah menghukum mereka yang menyembah berhala (Baal, menyembah “tentara langit”, dan menyembah Milkom) (ay.4-7). Allah menghukum mereka yang melakukan kekerasan (baca: ay.9), dan yang tidak peduli sesama (ay.12). Mereka akan dipisahkan untuk dihancurkan.

Baca juga  Allah Kasih dan Memperhatikanmu, DIA Tidak Mempermalukan Umat-Nya

Raja Manasye dan Amon melakukan penyembahan berhala. Tingkah laku mereka menyeret umat melakukan hal itu juga. Hal ini menyebabkan kemerosotan moral umat Tuhan. Zefanya diutus Allah menubuatkan penghukuman yang mengerikan. Allah akan “menyapu bersih” semua makluk hidup pada hari Tuhan (ay.2-4). Zefanya menyatakan bahwa hari itu adalah hari yang kelam, Semua kejahatan akan dimusnahkan. /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Ini Sejarah Bagi GPIB, Tommy Masinambow: Dua Bajem Dilembagakan

Misioner

Godaan dan Dosa,  Semua Manusia Tidak Berdaya dan Mati

Misioner

Setara untuk Semua Agama, Ini Kata Dirjen Ali Ramdani dan Pdt. Rudolf Andreas Tendean

Misioner

Kenaikan Tuhan ke Sorga, Pdt. Hallie Jonathans: Akhiri Pekerjaan Penebusan-Nya

Misioner

Sejarah Baru, MS GPIB Akan Teguhkan 63 Vikaris Menjadi Pendeta

GPIB Siana

Pdt. Domidoyo: Jabatan Diaken-Penatua Bukan Prestise, Tapi Soal Kecakapan

Misioner

Natal itu Komitmen Mempersembahkan yang Terbaik Bagi-Nya

Misioner

Allah Memerdekakan Kita untuk Menjadi Saksi, Bertumbuh dan Berbuah