Home / GPIB Siana

Jumat, 26 April 2024 - 20:50 WIB

Terobosan Sukses, Kolaborasi JATIPON-MENARA KASIH Galang Dana via Event Golf

Panitia event golf Jatipon dan Menara Kasih: Kolaborasi  yang baik.

Panitia event golf Jatipon dan Menara Kasih: Kolaborasi yang baik.

BOGOR, Arcus GPIB – Charity Golf Tournament 2024 yang diselenggarakan GPIB Jatipon dan GPIB Menara Kasih sukses digelar di lapangan golf Bogor Raya Golf Club Kamis 25/04/2024. Sebanyak 138 pegolf berpartisipasi dalam event yang memberikan hadiah-hadiah menarik dan sejumlah uang.

Untuk Longest Drive pemenangnya adalah Sadely Sapoy sejauh 234.06 meter, Nearest to The Pin oleh Robert Herpiko sejauh 1,06 meter dan Nearest to the Line diraih oleh Suyitno Landung dengan jarak 3 cm.  Untuk Ladies Flight, Best Point 1 diraih oleh Putri Hasibuan, dan Best Point 2 oleh Tania.

Laga Ladies Flight yang dibagi dalam A Flight, B Flight dan C Flight masing-masing pemenangnya sebanyak 3 orang. Pertandingan golf ini juga menggelar Best Gross Overall (BGO) dan Best Point Overall (BPO)  dengan masing-masing satu orang juara.

Sukacita sangat dirasakan warga jemaat GPIB Jatipon dan GPIB Menara Kasih pada umumnya, serta Panitia khususnya karena berhasil menyelenggarakan event yang melibatkan  dua jemaat di Mupel Bekasi.

Ketua Departemen PEG, Penatua Harli Sibarani yang hadir dan ikut berpartisipasi dalam event tersebut menyatakan bangga dengan pelaksanaan laga golf di Bogor Raya Golf Club yang dilaksanakan Panitia dari jemaat Jatipon dan Menara Kasih.

“Ini sangat bagus, terorganisir dengan baik, bekerja dengan bagus, walaupun sempat khawatir karena hujan yang deras,” kata  Harli Sibarani yang juga Ketua I GPIB Jatipon.

Menurutnya, karena persiapan yang dilakukan sangat baik sehingga banyak peserta turnamen yang ambil bagian ikut dalam laga yang memperebutkan beberapa kelompok lomba dari Longest Drive hingga  Best Point Overall.

Baca juga  Untuk Akurasi Data Jemaat, Dept. Inforkom dan Litbang Gelar Bimtek Tiga Aplikasi

“Sebagai Ketua Departemen PEG saya sangat bangga atas penyelenggaraan hari ini, (sehingga) boleh berhasil dengan baik. Saya pun sedikit ikut membantu,” kata Harli.

Mengenai dua jemaat yang dilibatkan dalam Charity tersebut, Harli mengatakan, pelibatan dua jemaat dalam sekali laga tentunya bisa menjadi model untuk jemaat-jemaat lainnya untuk penggalangan dana.

“Kalau bisa berkolaborasi, kenapa tidak? Pada saat pembentukan panitia ini saya juga termasuk penggagas dengan teman-teman dari Jatipon dan Menara Kasih. Terbukti hari ini kerja sama berjalan baik,” ungkap Harli.

Dikatakan, pelaksanaan  laga golf ini membutuhkan biaya yang besar, karena itu pelibatan dua jemaat akan sangat meringankan. Kalau pelaksanaan event golf sendiri-sendiri oleh masing-masing jemaat hasilnya bisa tidak maksimal karena pengalaman yang kurang.

Ketua Panitia Pelaksana Charity Golf Tournament 2024 Jatipon & Menara Kasih Gadjah Eko Pireno menyatakan rasa syukurnya atas terobosan pelaksanaan turnamen golf di Bogor Raya Golf Club yang dilakukan melibatkan dua jemaat GPIB Jatipon dan GPIB Menara Kasih.

”Kita memang bersama-sama ingin melaksanakan Charity Golf ini. Supaya dalam pembiayaan bersama akan lebih ringan, daripada melaksanakan sendiri,” tutur Gadjah Eko Pireno.

Dikatakan, hasil kegiatan charity yang diselenggarakan yang melibatkan sebanyak 138 peserta polf akan digunakan untuk charity pendidikan, mendanai anak-anak yang kurang mampu agar dapat bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Baca juga  Gempa Cianjur, Tim CC Sinodal GPIB Terus Bergerak Memberi Pertolongan

”Dan untuk social community, membantu masyarakat sekitar gereja di Jatiasih yang merupakan korban banjir, kita tampung  dan beri makan hingga banjir surut kembali,” tutur Gadjah Eko Pireno.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Panitia Togi Sitindaon sangat mengapresiasi pelaksanaan charity golf yang melibatkan dua jemaat ini.

”Waktu kami komunikasi, (jemaat) Menara kasih dan Jatipon, saya dengan Pak Harli, kami berpikir ini ide yang bagus yang pasti akan memudahkan kedua belah pihak, baik Jatipon dan Menara Kasih,” kata Togi Sitindaon.

Dari sisi pelaksanaannya, kata Togi, dikerjakan bersama dan juga dari sisi biaya. ”Kesepakatan kami, biaya dibagi dua sementara sponsor, apa yang didapat masing-masing menjadi hak masing-masing,” kata Togi.

Menurut Togi, ke depannya kepanitiaan event golf yang melibatkan dua jemaat bisa menjadi contoh yang baik. Bahkan kalau bisa tiga jemaat atau lebih dapat berkolaborasi sehingga cost akan lebih kecil dan lebih  ringan, serta tentunya akan lebih efisien.

”Akan lebih baik lagi sehingga cost akan lebih kecil dan lebih  ringan, ini akan lebih efisien, tidak sibuk bikin sendiri, capek sendiri, hasil tidak maksimal,” tandas Togi yang selalu aktif dalam setiap event golf GPIB.

Dikatakan, kepanitiaan gol bersama ini bisa ditularkan ke jemaat-jemaat yang berencana merencanakan penggalangan dana melalui turnament golf.

”Ini model pertama yang kita adakan di GPIB ini,” imbuh Togi. /fsp

Share :

Baca Juga

GPIB Siana

Dari Lokakarya Sabda-sabda GPIB Di Medan: Menghindari Plagiarisme

GPIB Siana

Berhentilah Menguji Kesabaran-Nya, IA Benci Zinah, Tipu Muslihat, Dusta, dan Penindasan

GPIB Siana

Zona Nyaman, Menghambat Pertumbuhan. Betulkah Itu?

GPIB Siana

Dalam Berbahasa, Maria Kumaat Mantik: Tidak Harus Terstruktur

GPIB Siana

Mau Berhasil dan Berkemenangan, Ini Pesan Tiga Presbiter: Andalkan Tuhan

GPIB Siana

Retret Pendeta Mupel Jateng-DIY: Membangun Kolegalitas Hingga Pemilihan Diaken Penatua

GPIB Siana

Kisah Yuni Di SD Negeri yang Dibully, Maylany Rumambi: Ayo Serius Tangani Yapendik GPIB

GPIB Siana

Tiga Narabina Akan Paparkan Materi Bina Pegawai Kantor Majelis Jemaat Tahap 2