Home / Diakonia

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:42 WIB

30 Yadia GPIB, Pdt. Marthen Leiwakabessy Ajak Melayani Keluar

Ketua I MS GPIB Pdt. Marthen Leiwakabessy saat diwawancarai dr. John Paulus.

Ketua I MS GPIB Pdt. Marthen Leiwakabessy saat diwawancarai dr. John Paulus.

JAKARTA, Arcus GPIB – Ketua I MS GPIB Pendeta Marthen Leiwakabessy, S.Th mengatakan, sejak gereja di Indonesia berdiri maka disadari benar bahwa diakonia itu sangat penting secara kekinian, karena sepanjang masa gereja itu bertumbuh.

“Gereja menjadi saksi melalui diakonia. Tetapi harus kita ingat bersama kalau berbicara saat ini tentang diakonia selayaknya tidak hanya berbicara hanya  kedalam tetapi juga berbicara keluar karena itu prinsip,” tandas Marthen Leiwakabessy menyambut HUT Yayasan Diakonia pada 5 Juli 2024.

Baca juga  Kerja Sama PEG dan Inforkom Litbang Siapkan Aplikasi Market Place GPIB

Menurutnya, peran Diakonia harus nyata. Gereja jangan hanya fokus melayani ke dalam, tapi perlu melakukan pelayanan keluar.

”Kalau hanya ke dalam ya sudah, kita jangan menjadi gereja (yang seperti) menara gading saja, yang dilihat orang. Dan seharusnya Yayasan Diakonia punya peran yang nyata keluar untuk melayani,” tutur Pendeta Marthen.

Majelis Sinode GPIB, kata Pendeta Marthen, mengharapkan di usia yang ke – 30, Yayasan Diakonia lebih berkiprah lagi melayani keluar. Dengan demikian Yayasan Diakonia tidak hanya dikenal secara internal tetapi juga external, melewati batas–batas, tembok–tembok yang terbangun.

Baca juga  Ketua Panitia HUT-30 Yadia dr. John Paulus: “Melayani dengan Cinta”

”Kita keluar,” tandas Pendeta Marthen. Harapannya di usia ke-30 tahun pelayanan Yayasan Diakonia lebih ditingkatkan dan dikembangkan dengan membangun relasi, baik di antara unit–unit missioner yang ada di kalangan sendiri, tetapi juga dengan lembaga-lembaga lain  di luar sehingga kesaksian menjadi kemuliaan dan kebesaran nama Tuhan,” imbuhnya. /fsp

Share :

Baca Juga

Diakonia

“Hayati Sungguh-sungguh Pekerjaanmu Sebagai Kerja yang Diberikan Tuhanmu”

Diakonia

“Miskin, Tertindas, Buta Rohani, Tuhan Mengutus Kita”

Diakonia

Warga Lansia Suku Dayak Kenyah Dapat Bantuan Sembako

Diakonia

DOA BAPA KAMI DI MASA PANDEMI dari Andriani L. Soetoto

Diakonia

dr. Raymond Runtu: Ternyata WFH Lebih Melelahkan

Diakonia

Mupel Bekasi Berbagi Kasih Ke Raal Lawang dan STIKES Griya Husada Surabaya

Diakonia

Rapat Panitia Baksos YADIA Pastikan Jadwal Berangkat Ke Sangihe

Diakonia

Di Pulau Lembeh Bitung, Baksos YADIA GPIB Jamah Ratusan Pasien