Home / Uncategorized

Sabtu, 26 Februari 2022 - 02:10 WIB

Bagaimana Kesiapan PST 2022: Ini Kata Ketua Panitia dan Ketua Mupel Jaktim  

JAKARTA, Arcus GPIB – Tinggal menghitung hari Persidangan Sinode Tahunan (PST) 2022 digelar. Dipastikan pelaksanaan PST di Hotel Arya Duta, Jakarta tanggal 7,8,9 Maret 2022 dengan tuan rumah Mupel Jakarta Timur.

Panitia Pelaksana Mupel Jakarta Timur terus  bekerja keras, bekerja apik, agar momen akbar ini bisa berjalan baik dan menghasilkan keputusan-keputusan sebagaimana yang diharapkan.

Sejauhmana kesiapan pelaksaanaan PST ini,  Pelaksana Redaksi arcusgpib.com Frans S. Pong dan kru Radio GPIB Philip Situmorang mewawancarai dua tokoh penting dibalik kesiapan pelaksanaan PST yakni Ketua Mupel Jaktim Pdt. Victor Hutauruk, D.Min   dan Ketua Panitia PST 2022 Irjen Pol (Purn) Alex Mandalika di studio Radio GPIB di Kantor Majelis Sinode Jumat, 25/2/2022.

Ketua Mupel Jakarta Timur, Pdt. Victor Hutauruk mengatakan, Mupel Jakarta Timur sangat siap untuk melaksanakan perhelatan akbar tersebut. Bahkan, kata Pdt. Victor, ketika ditanyakan siapa yang mau menjadi pelaksana Persidangan Sinode Tahunan 2022, Mupel Jakarta Timur langsung menawarkan diri.

“Kita sudah siap. Kita ingin mempersembahkan yang terbaik untuk pekerjaan Tuhan. Kita hidup untuk memuliakan nama Tuhan. Selagi masih ada kesempatan kita usahakn,” tuturnya.

Dan yang berbeda dari PST-PST sebelumnya, kata Pdt. Victor, Mupel Jaktim mengadakan Pra Sidang PST. “Hanya di Mupel Jaktim yang ada begini. Jadi kami ingin berguna bagi GPIB melalui PST 2022,” imbuh KMJ GPIB Agape Jakarta Timur ini.

Baca juga  Leaders Meeting Bali Dibuka, Sekum Pdt. Elly: Era Digital Kesempatan untuk Terus Belajar dan Belajar

Ketua Panitia PST 2022 Irjen Pol (Purn) Alex Mandalika mengatakan, Panitia sampai hari ini (25/2) hingga satu minggu kedepan telah mempersiapkan diri sedemikian rupa dengan sebaik-baiknya.

“Persiapan sudah rampung sekitar 80 persen, mulai dari kesiapan venue atau tempat yakni di Hotel Arya Duta, Jakarta. Memang ada berbagai problem dan cobaan yang kami hadapi terutama didalam penyiapan anggaran,” tutur warga jemaat GPIB Agape Jakarta Timur ini.

Menurutnya, sumber pendanaan PST didapat dari kontribusi donator dan turnamen golf yang tertunda karena pemerintah telah memberlakukan PPKM Level 3. Untuk itu direncanakan turnamen baru akan dilaksanakan  pada 31 Maret 2022 mendatang.

Mengenai antisipasi keamanan saat berlangsungnya PST, Alex Mandalika optimis PST berjalan lancar. Ia optimis karena dalam kepanitiaan yang ada dari yang memiliki tiga Ketua cukup handal untuk menangani bidang masing-masing.

“Faktor keamanan faktor utama. Tapi kita harus yakin bahwa situasi keamanan kondusif dan terkendali. Kita punya tiga Ketua yang handal, pertama membidangi akomodasi, IT dan sebagainya dan yang kedua membidangi acara dan yang ketiga membidangi keamanan dan Kesehatan,” kata lelaki yang pernah menajabat Wakapolda Sulut ini.

Disampaikan, walaupun ada beberapa orang panitia yang terpapar Covid-19 tetapi itu bukan menjadi kendala karena pihaknya yakin dan percaya Tuhan Yesus masih membuka jalan untuk memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan PST ini.

Baca juga  "Dialog Kebangsaan Soroti Pentingnya Perubahan Paradigma Demi Kesejahteraan Bersama"

Persiapan terus dilakukan dengan pelaksanaan simulasi yang diikuti seluruh jemaat yang dibagi ke dalam tiga kelompok simulasi yang dilakukan Departemen Inforkom dan Litbang Majelis Sinode dan Panitia Pelaksana pada 19 Februari 2022 dan 25 Februari 2022.

Pelaksanaan PST, kata Alex dilaksanakan secara hybrid ada yang onsite dan via zoom. Yang hadir di Arya Duta secara onsite adalah Majelis Sinode dengan perangkat BPPG, Majelis Ketua ditambah dengan 29 orang panitia dan perangkat lainnya. Dan untuk jemaat sebagai peserta berada di masing-masing di mana jemaat berada mengikuti secara daring.

“Panitia seluruhnya bekerja dengan semangat, memberikan pelayanan terbaik untuk mempersiapkan PST ini sukses. Kendala adalah soal waktu dan kondisi yang fluktuatif. Situasi Jakarta ini sangat fluktuatif terhadap pandemi. Itu yang paling sulit kita atasi,” ungkapnya.

Alex Mandalika yang juga Ketua Departemen Germasa menyatakan rasa bangganya terhadap GPIB. Menurutnya GPIB lebih dekat dengan pemerintah.  “Kalau kita lihat GPIB ini representasi dari gereja pemerintah. Kita bisa lihat di kota manapun GPIB berada di alun-alun kota,” tandasnya. /fsp

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Pengeras Suara di Masjid dan Musala Diatur, Menag Yaqut: Untuk Merawat Harmoni Sosial

Uncategorized

Lansia Aset Pembangunan yang Sangat Mungkin Berdayaguna

Uncategorized

Viral Video Ketua Umum Majelis Sinode GPIB: Itu Video Penggalan

Uncategorized

Kronologis Penyerangan dan Pengrusakan Gedung Gereja GPIB Taman Harapan oleh Jemaat GABK

Uncategorized

“Negeri Kita Sedang Diuji Kelompok Radikal, Moderasi Beragama adalah Formula Penawar”

Uncategorized

Orang Benar Bisa Dijahati, Pnt. James Sumampouw: Serahkan Penghakiman Kepada Tuhan

Uncategorized

GPIB Golf Charity Tournament 2023 Sukses: Golfers Ikut Donasi Panti Asuhan

Uncategorized

Agus Marsudi Wafat, Ex. Deputi Bank of Tokyo Ini Pernah Menjabat Bendahara FMS Dua Periode