Home / Germasa

Jumat, 17 Desember 2021 - 18:08 WIB

Gereja-gereja Tionghoa Di Indonesia Serahkan Bantuan Rp2 Miliar

JAKARTA, Arcus GPIB – Persekutuan Gereja-Gereja Tionghoa di Indonesia (PGTI)menyerahkan bantuan senilai 2 miliar rupiah untuk masyarakat Indonesia melalui Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama. Bantuan tersebut diserahkan Ketua Umum PGTI Lukas Jethrokusumo kepada Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, sebagaimana dilansir laman Kemenag RI, di Jakarta, Kamis (16/12).

Thomas menuturkan, Kemenag mengapresiasi bantuan yang disampaikan ini dan menyampaikan akan segera menyalurkannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pak Menteri menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk semua kepercayaan yang diberikan kepada Kementerian Agama. Dan kami akan menjaga amanah ini serta melaporkan kembali hasil kerjanya kepada PGTI sebagai bentuk tanggung jawab kepada para jemaat yang sudah turut andil dalam kegiatan kemanusiaan ini,” ujar Thomas saat menerima bantuan tersebut.

Menurutnya, kesediaan PGTI ini sekaligus menjadi kehormatan dan bukti adanya kepercayaan masyarakat terhadap Kemenag. “Kami terharu atas kepercayaan PGTI kepada kami, uang 2 milyar ini bukan jumlah yang sedikit namun PGTI bisa mempercayakan amanah ini kepada kami,” ujar Thomas.

Baca juga  Germasa Napas Gereja, Pdt. Marianus Tupessy: Ke Pesantren Sesuatu yang Sangat Indah

Thomas juga mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan masyarakat kepada Kementerian Agama ini merupakan sinergitas yang diharapkan dapat terus terjalin.

“PGTI bisa saja menyerahkan bantuan ini sendiri, namun amanah ini diserahkan kepada kami. Dan ini adalah bukti bahwa Kepercayaan Masyarakat Kepada Kemenag terus membaik, ini sangat sejalan dengan semangat Hari Amal Bhakti ke 76 yaitu Transformasi Layanan Umat yang baru saja di sampaikan Gus Menag tadi pagi,” terang Thomas.

Sementara Lukas Jethrokusumo dalam sambutannya mengatakan bahwa bantuan yang diamanahkan kepada Kementerian Agama ini merupakan sumbangan dari Jemaat di bawah naungan Gereja-gereja Tionghoa di Indonesia. Menurutnya, ini juga merupakan wujud bukti kasih umat kepada Tuhan.

Baca juga  Krisis Lingkungan, GPIB Gelar Konsultasi Sinodal Ekologi

“Kami yakin sepenuhnya, bahwa membantu sesama adalah bukti kasih kepada Tuhan dan kami sangat percaya bahwa jika kita memberi maka Tuhan akan membalas lebih dari yang kita berikan,” tutur Lukas.

Lukas berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan warga Indonesia yang terdampak bencana dan juga terdampak pandemi Covid 19 yang belum berakhir di negeri ini.

“Mudah-mudahkan bantuan ini dapat meringankan beban sesama, dan kita sama-sama berdoa negara kita dijauhkan dari bencana dan pandemi segera berakhir serta kondisi perekonomian Kembali membaik,” Lanjut Lukas.

Sebelumnya PGTI juga pernah melakukan kegiatan kemanusiaan seperti memberi bantuan pada bencana alam di Lombok, memberi bantuan  untuk 30 lebih rumah ibadah melalui BNPB dan menjadi sentra vaksinasi Covid 19 untuk lebih dari 25 ribu orang didaerah Penjaringan dan Dadap. ***

Share :

Baca Juga

Germasa

LEMHANNAS dan PGI Terima Tim Pendidikan Oikoumene Keindonesiaan GPIB

Germasa

Lomba Inovasi Moderasi Beragama, Ada 12 Peserta Ditetapkan Sebagai Pemenang

Germasa

Booth UMKM Ulos Banyak Peminat

Germasa

Kisruh Di GMKI, GPIB Tempuh Jalur Hukum, Ada Pencemaran Nama Baik 

Germasa

KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Perlu Diatur

Germasa

Idul Fitri, Gereja, Masjid dan Masyarakat Menyatu Merajut Kerukunan

Germasa

Catatan Kelam Natal 2021: Jemaat GPI Tulang Bawang Diminta Buat Izin, Di India Patung Yesus Dihancurkan

Germasa

1.300 Peserta Hadiri Konas VII FKUB, Gubernur Ansar Ahmad: Kepri Miniatur Keberagaman & Toleransi