Home / Diakonia

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 16:45 WIB

Ketua Panitia GPIB Golf Tournament 2022: Dana Terkumpul Sesuai Target

Kiri, Ketua Panitia menyerahkan hadiah kepada pemenang. Foto: Frans S. Pong

Kiri, Ketua Panitia menyerahkan hadiah kepada pemenang. Foto: Frans S. Pong

JAKARTA, Arcus GPIB – Ketua Panitia GPIB Golf Charity Tournament 2022, Dr. Ir. Gadjah Eko Pireno bangga akan hasil yang dicapai Panitia GPIB Golf Charity Tournament 2022 yang dilangsungkan di Pondok Indah Golf Course 6 Oktober 2022.

“Kegiatan ini untuk mendukung program kerja Sinode GPIB dan pengadaan dana bagi STIKES Griya Husada GPIB yang ada di Surabaya,” kata Gadjah yang sering juga disapa Eko ini menjawab pertanyaan dr. John Paulus, Panitia GPIB Golf Charity Tournament 2022.

Harapannya melalui penggalangan dana ini bisa menunjang pelaksanaan program kerja Majelis Sinode GPIB dan secara khusus mendanai kelangsungan Akademi Kebidanan yang saat ini statusnya sudah ditingkatkan menjadi sekolah tinggi, STIKES Griya Husada di Surabaya.

“Kepada semua teman-teman panitia dari semua seksi, saya mengucapkan banyak terimakasih atas dukungannya dari semua seksi dari sejak awal hingga pelaksanaan turnamen golf charity sehingga turnamen bisa berjalan lancar tanpa halangan apapun,” kata pria yang akrab disapa Eko ini.

Baca juga  Pnt. Donny Makaminan Dimakamkan, Pdt. Melkianus Nguru: "Ia Selalu Menjaga Keharmonisan Berjemaat"

Menurutnya, dana yang terkumpul sesuai target, turnamen berjalan lancar, peserta pada umumnya juga puas mengikuti turnamen ini.

“Pokoknya, Team Panitia Golf tahun 2022 adalah SUPER, semua kompak, saling mendukung, semua bijaksana dalam menghadapi masalah, sehingga efeknya adalah hasil akhir yang memuaskan,” kata Eko bersemangat.

Ketua Umum Majelis Sinode GPIB Pdt. Drs. P. K Rumambi, M.Si dalam kesempatan tersebut berharap STIKES Griya Husada milik GPIB yang ada di Surabaya terus didukung penuh.

“Ini perlu didukung penuh oleh seluruh warga jemaat GPIB, karena statusnya sudah meningkat dari Akademi Kebidanan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES), perlu dukungan Doa , Dana yang besar,” kata Pdt. Rumambi.

Baca juga  Kasus Diskriminasi SMAN 2 Depok, Pnt. Ivan Lantu: Jangan Lagi Terjadi

Menurutnya, STIKES Griya Husada  Surabaya ini satu-satunya yang dimiliki GPIB,” tandas Pdt. Rumambi yang belum lama berselang mengunjungi kampus tersebut dan diterima Pengurus dan Staf Dosen.

Pdt. Rumambi memohon kepada 331 Jemaat GPIB yang kabarnya minggu depan jadi 332 karena ada pelembagaan di Bali agar terus mendukung kegiatan akademik STIKES GPIB yang berada dibawah YAPENDIK GPIB.

YAPENDIK GPIB saat ini memiliki sekolah sebanyak 32 cabang termasuk Strata Satu STIKES Griya Husada, Surabaya  yang dikelola YAPENDIK GPIB. Menurutnya, pelayanan melalui pendidikan dan kesehatan adalah ujung tombak dari pelayanan GPIB saat ini. /fsp

Share :

Baca Juga

Diakonia

Tanpa Cinta Bagai Mesin Bergerak Dingin, Pdt Letlora: YADIA Itu Kesaksian Tanpa Khotbah

Diakonia

Insting Peduli Maylani Rumambi Tak Surut Walau Pandemi

Diakonia

Peduli Sesama, Yankes GPIB Beri Pengobatan dan Bantuan Dana Di RAAL Lawang

Diakonia

Aksi Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Dusun Kwangenrejo, Bojonegoro

Diakonia

Kerja Sama PEG dan Inforkom Litbang Siapkan Aplikasi Market Place GPIB

Diakonia

Ada yang Minta Dibatalkan Saja, Ini Kata Pnt. Robby Wekes Soal Aturan Baru Menaker

Diakonia

Hari Bumi: Bencana, Karena Manusia Tak Pernah Terpuaskan Sedang Mengubah Planet dan Kehidupan

Diakonia

Jauh dari Gaya Feodalistik, Ketua I Sinode GPIB Bezuk Karyawan yang Sakit