Home / Misioner

Senin, 1 April 2024 - 17:10 WIB

Liputan Paskah, Pdt. Margie: Kisah Memilukan Via Dolorosa

Pdt. Margie Ririhena de Wanna, KMJ GPIB Zebaoth Bogor.

Pdt. Margie Ririhena de Wanna, KMJ GPIB Zebaoth Bogor.

BOGOR, Arcus GPIB – Pesan Paskah 2024 Majelis Sinode XXI GPIB menyebutkan, dalam merayakan Paskah tidak hanya sebatas memainkan berbagai naskah drama atau mengemas berbagai acara yang menarik.

”Kita bukan hanya merayakan Paskah sebatas melantunkan pujian, memainkan berbagai naskah drama atau mengemas berbagai acara yang menarik; tetapi lebih dari itu, kita semua dimampukan untuk sedia dan setia menjadi gereja-Nya yang meneruskan berita kebangkitan-Nya melalui karya-karya terbaik bagi keluarga, Gereja dan Bangsa,” demikian pesan MS GPIB.

Fungsionaris Majelis Sinode GPIB XXI.

”Kita patut bersyukur di hari Kebangkitan-Nya, bahwa sebagai Gereja-Nya, GPIB telah diperkenankan-Nya menjalani dan melaksanakan berbagai program kerja di seluruh bidang pelayanan pada tahun 2023-2024, di antaranya adalah Persidangan Sinode Tahunan GPIB 2024 di Samarinda dan Penahbisan 63 Vikaris GPIB menjadi Pelayan Firman dan Sakramen GPIB (Pendeta GPIB) yang dilaksanakan di GPIB Immanuel Samarinda yang menjadi bagian utuh dari rangkaian Penutupan Persidangan Sinode Tahunan GPIB di Samarinda.”

Bagaimana memaknai kematian-Nya dan Kebangkitan-Nya melalui perayaan Paskah di GPIB? Berikut ini liputan Frans S. Pong, Pelaksana Redaksi ArcusGPIB.com yang mengcover kegiatan Paskah di GPIB Paulus Jakarta, GPIB Zebaoth Bogor dan bagaimana Paskah di Bajem Pura Tajur Halang. Berikut liputannya.

GPIB Paulus Jakarta

Di GPIB Paulus Jakarta Ibadah Subuh Paskah Minggu 31/03/2024 digelar dan dilayani Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Pendeta Johny Alexander Lontoh, M.Th. Rangkaian acara menarik dalam perayaan tersebut mengingatkan bagaimana proses siksa dan penyaliban Tuhan Yesus.

Jemaat pada paskah subuh di GPIB Paulus Jakarta.

Drama Paskah memaknai kebangkitan Tuhan Yesus.

Rangkaian siksa dan penyaliban Tuhan Yesus dipentaskan dengan drama menarik dengan dukungan lighting dan system IT mumpuni yang dimiliki gereja yang masuk dalam wilayah pelayanan Mupel Jakarta Pusat tersebut.

Warga jemaat yang hadir memenuhi ruang ibadah utama hingga ke bagian depan dan samping gereja. Warga jemaat yang datang diberi tanda gelang bernomor untuk proses mendapatkan konnsumsi dan sebagai tanda untuk doorprize dengan hadiah sebanyak 3 hadiah grandprize.

Mengangkat tema: “Kebangkitan-Nya Menenguhkan Seluruh Gereja untuk Berdampak bagi Indonesia” ibadah paskah GPIB Paulus Jakarta ini semakin semarak dengan hadirnya beberapa bintang tamu melantunkan pujian bagi Tuhan.

Baca juga  Misteri Hidup: Siapa Sangka, Pemungut Jelai Itu Dinikahi Tuannya, Orang Kaya Raya

GPIB Zebaoth Bogor

Sukacita kebangkitan-Nya juga dirasakan warga jemaat GPIB. Ibadah subuh Paskah yang dilayani KMJ GPIB Zebaoth Bogor Pendeta Margie Ririhena de Wanna, D.Th.

Dalam renungannya, Pendeta Margie mengatakan, perjalanan penderitaan Yesus, Allah yang menjadi manusia ketika datang ke dalam dunia adalah kisah kasih yang luar biasa ketika Yesus menjamah banyak orang. Namun, katanya, kisah via dolorosa adalah yang paling memilukan.

Vocal Group menyemangati paskah di GPIB Zebaoth Bogor.

Pujian merangkai kekusukan ibadah paskah..

“Kisah yang paling memilukan adalah kisah perjalanan via dolorosa, perjalanan penderitaan Yesus. Selama 40 hari masa prapaskah kita peringati kisah-kisah derita Yesus. Kisah-kisah yang sangat memilukan, Yesus yang diseseh, Yesus yang diolok-olok, Yesus yang dicacimaki, Yesus yang dipukuli, Yesus yang disiksa,” tutur Pendeta Margie.

Dikatakan, banyaknya film-film yang mengisahkan tentang Tuhan Yesus disiksa, yang mengalami penderitaan yang luar biasa, hingga tekanan namun hanya sebagian kecil yang bisa dikisahkan.

”Apa yang digambarkan dalam film-film tidak ada satupun dari film-film itu yang mampu untuk menggambarkan secara sungguh-sungguh realitas yang dialami oleh Yesus. Seluruh film hanya menggambarkan sebagian kecil dari penderitaan, dari kesusahan, dari kesulita, dari tekanan yang Tuhan Yesus hadapi,” ungkap Pendeta Margie.

Bajem PTH

Di Bakal Jemaat (Bajem) Pura Tajur Halang, rangkaian Paskah dilakukan di vila Situdaun Bogor, sebuah tempat yang cukup baik dengan jarak tempuh dari gereja Bajem PTH sekira 1,5 jam.

Rangkaian acara paskah dengan Ketua Penitia, Juna, dimulai dengan Ibadah “Sabtu Sunyi” oleh Panitia Paskah dengan melakukan perenungan disekitar api unggun yang terus menyala menambah kekusukan heningnya malam itu.

Pdt. Esthetiana Saselah Raprap turut serta dalam paduan suara.

Paduan Suara jemaat PTH pada ibadah paskah di Situdaun Bogor

Bait-bait puitis yang disampaikan  Irawati semakin menggiring hati meratapi diri dalam ketidakberdayaan manusia tanpa penyaliban dan kebangkitan-Nya.

Baca juga  Makna Panggilan dan Pengutusan, Ini Kata Pdt. Cindy Cecilia Tumbelaka – van Munster

Peserta paskah PTH yang mengelilingi api unggun kusuk menghayati narasi-narasi yang menguatkan, memberi spirit bahwa kebangkitan Yesus adalah kemenangan bagi orang percaya. Pendeta Esthetiana Saselah Raprap yang duduk melantai terlihat menikmati jalannya acara, dan Koordinator Sektor Penatua Banggas Limbong dan beberapa presbiter lainnya yang turut hadir mengikuti acara Api Unggun hingga usai.

Perayaan paskah di Minggu 31/03/202 memberi sukacita bagi warga PTH. Ibadah yang dilayani Pendeta Esthetiana Saselah Raprap semakin menguatkan warga PTH  merayakan kemenangan Tuhan Yesus dari kematian.

Paduan Suara PKB PTH menaikkan pujian.

Semarak paskah PTH menampilkan VG. Trio Morbat: Natan, Mangara, dan Purba.

Usai ibadah Minggu dilanjutkan dengan aneka games  dan permainan hiburan lainnya yang memberikan nilai kebersamaan bahwa siapau dia membutuhkan teman dalam relasi keseharian. Itu dalam dilihat dari permainan menggiring balon dengan seutas tali dan permainan lomba isi air ke baskom.

Aneka permainan dikomandoi Irma. Walau harus berpanas-panas peserta antusias mengikuti semua event yang dijadwalkan Panitia, termasuk melakukan stempel telapak tangan ke plakat spanduk yang sudah disiapkan.

Acara tor-tor pun spontanitas digelar. Tak ayal rupiah pun “mengguyur” area di Situdaun. Lagu-lagu berirama menyentak etnik Batak menjadi media yang semakin melengkapi sukacita paskah hari itu.

“Weiizzz…keren abizzz paskah Situdaun, event kebersamaan memaknai kematian Yesus menghantar kita diperdamaikan dengan Allah sang Bapa. Mantap GP.  Makasih bupen @Pdt INA Raprap renungan paskahnya,” kata Penatua Frans S.P Salempang.

Warga Bajem PTH antusias mengikuti paskah di vila Situdaun Bogor.

Kakak Layan dan anak-anak P.A semaangat usai mengikuti games.

Dkn. Ivan Situmorang yang juga peserta games memberi arahan sebelum permainan dimulai.

Senam pagi menjadi acara menarik disela-sela paskah PTH. Pdt. Esthetiana memberi arahan.

Sukacita permainan di paskah PTH, sejenak melupakan letih begadang semalam.

Korsek Pnt. Banggas Limbong di acara manortor: Sukacita lepas saat guyuran rupiah.

Terik panas bukan halangan ikutan games karena sukacita Paskah.

Anak-anak P.A semangat mengikuti berbagai permainan.

Berbasah-basah pun tak masalah saat games, yang penting happy.

Renang berhadiah, cari coin dapat duit.

Menurut Penatua Frans, perayaan luar ruang, dirangkai dengan manotor selalu menjadi magnet warga jemaat setiap kali ada perayaan-perayaan yang melibatkan semua unsur di jemaat seperti P.A, PT, GP, PKP, PKB dan Lansia.

”Bravo “Anak Medan”, nyanyian yang selalu menggetarkan blantika PTH dengan taburan rupiah menyemangati.  Teruskan kebersamaan event sosialita ini untuk entertaintment dari kita untuk kita, bagi kemuliaan-Nya,” tandas Penatua Frans. ***

 

Share :

Baca Juga

Misioner

Allah Tidak Membiarkan Kita Tenggelam Dalam Kelamnya Dosa, Bertobatlah

Misioner

Sabar, Semua Ada Proses, Pdt. Yvonne Taroreh Loupatty:  Jangan Kecewa dan Putus Harapan

Misioner

Panitia Konven Pendeta dan PST 2023 Diakhiri, Majelis Sinode: Panitia Bekerja Cepat

Misioner

Manajer Kajian WALHI: Kapitalisme, Krisis Gerejawi dan Krisis Teologi

Misioner

Komitmen Cinta Lingkungan, GPIB Peringati Hari Bumi

Misioner

Imbauan PGI Menghadapi Perayaan Adven, Natan dan Tahun Baru 2022

Misioner

Sosialisasi Teologia GPIB, Diharapkan 600 Pendeta Hadir

Misioner

Dosa Daud Jadi Diskusi Menarik Di Sahabat METANOIA, Pdt. Jeffrey: Jangan Menghakimi