Home / Misioner

Kamis, 12 Mei 2022 - 19:15 WIB

“Mari Melaksanakan Tugas Keimamam dan Karya Pembebasan Bagi Dunia Dalam Kesetiaan”

JAKARTA, Arcus GPIB – Tugas keimamam adalah tugas orang percaya. Setiap orang percaya adalah imam di dalam keluarga, gereja dan masyarakat. Demikian disampaikan Pdt. (Em) Sealthiel Izaak, Kamis (12/5).

“Sebagai imam menjadi “perantara” antara Allah dan manusia dan tugas berdoa syafaat,” kata alumni Institut Injil Indonesia, Batu Malang ini merujuk Wahyu 1:6;5:10; 20: 6.

Sebagai imam, katanya, harus hidup dalam kesucian dan bertanggungjawab.

“Kepada kita  diberi “tugas pembebasan”. Pembebasan dari berbagai masalah: penjajahan, ketidakadilan, kemiskinan, berbagai belenggu dosa dan kehidupan. Tugas ini menjadi semakin penting ketika kita hidup ditengah dunia yang penuh kejahatan dan ketidakadilan,” kata Pdt. Sealthiel.

Baca juga  Bahaya Politik Identitas, Memunculkan Kecurangan dan Memicu Konflik

Tugas keimamam menjadi sempurna dalam Yesus, Imam besar sejati yang telah memberi hidup-Nya menjadi korban penebus dosa. Dialah pembebas sejati yang telah membebaskan dari belenggu dosa dan akibatnya.

“Mari melaksanakan tugas keimamam dan karya pembebasan kita bagi dunia dalam kesetiaan,” imbuh Pdt. Sealthiel.

Laman jw.org/id/perpustakaan menyebutkan, Imam adalah orang yang bertugas sebagai wakil Allah, yang melayani umat dan mengajar mereka tentang Allah dan hukum-Nya.

Baca juga  Ketua III MS, Pdt. Maureen S. Rumeser Teguhan Diaken Penatua Efata Tenggarong dan Hosana Loa Ulung

Imam juga mewakili umat di hadapan Allah. Dia mempersembahkan korban, menjadi perantara, dan memohon kepada Allah demi umat. Sebelum ada Hukum Musa, kepala keluarga bertindak sebagai imam bagi keluarganya. Setelah ada Hukum Musa, yang menjadi imam adalah pria-pria di keluarga Harun, yang berasal dari suku Lewi.

Asisten mereka adalah pria-pria lainnya dari suku Lewi. Saat perjanjian baru mulai berlaku, Israel rohani menjadi bangsa imam, dan Yesus Kristus yang menjadi Imam Besar.—Kel 28:41; Ibr 9:24; Why 5:10. /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

“Jadilah Homo Digitalis yang Bijak dan Bukan Brutalis”

Misioner

STOP HOAX, Berita Bohong Akan Terungkap Oleh Kebenaran

Misioner

Godaan dan Dosa,  Semua Manusia Tidak Berdaya dan Mati

Misioner

Jalan Sehat dan Kunjungan Lintas Iman, Pdt. Roro: “Cara Kami Menyatakan Harapan”

Misioner

Pdt. Johny A. Lontoh Bangga Terhadap Sistem Perekrutan Calon Pendeta GPIB

Misioner

“Apa Jadinya Kalau Matahari dan Bulan Tidak Teratur, Manusia Tentu Tidak Mungkin Hidup”

Misioner

“Marilah Percaya dan Percaya Terus, Apapun Tantangan Kita Ke Depan”

Misioner

Rakyat dan Pemimpin Sama-sama Menanggung Akibat Dosa Sosial dan Spiritual