Home / Germasa

Rabu, 27 April 2022 - 19:56 WIB

Paskah Nasional 2022 Di Talaud Diharapkan Mampu Mengangkat Potensi Ekonomi Daerah

JAKARTA, Arcus GPIB – Perhelatan akbar Paskah Nasional 2022 terus dipersiapkan. Acara Doa Bersama pun digelar, harapannya perayaan dapat terlaksana dengan baik sebagaimana diharapkan yang akan diadakan di Melonguane, Talaud, Sulawesi Utara 17 Mei 2022. Diharapkan Presiden Joko Widodo hadir dalam kesempatan tersebut.

Sekretaris Umum Majelis Sinode GPIB Pdt. Elly Pitoy De Bell dan Ketua II Pdt. Manuel Raintung hadir dalam Doa Bersama untuk Paskah Talaud.

Doa Bersama yang digelar di GPIB Immanuel Gambir Jakarta Rabu (27/4/2022) dihadiri sejumlah tokoh gereja dan tokoh masyarakat Sulawesi Utara. Sejumlah tokoh gereja hadir dalam acara tersebut yang dimulai dengan ibadah yang dilayani oleh Ketua PGI Pdt. Gomar Gultom M.Th.

Dalam kesempatan itu, Pdt. Gomar mengajak pimpinan dan warga gereja untuk melakukan reinpretasi dan reaktualisasi karya penggenapan Allah sebagaimana Mazmur 118 ayat 1.

Menurutnya, ajakan Raja Daud dalam ayat bacaan itu sebagai pengingat betapa baiknya Tuhan kepada umat manusia yang tidak setia. Bacaan itu menjadi gambaran tentang Allah yang membalas kejahatan manusia dengan kebaikan Illahi. “Dan itulah yang kita rayakan dengan Paskah,” ujar Gomar menekankan.

Baca juga  Terkendala IMB, Aparat Bengkulu Plin-Plan, Bajem Rafflesia Gagal Bangun Gereja

Paskah memang datang dari tradisi Yahudi. Tetapi gereja mula-mula menggeser makna Paskah ini, dengan tekanan pada kebangkitan Kristus.  Kristus bangkit mengalahkan sengat maut, yakni kematian. Kebangkitan itu memberikan kemungkinan baru bagi masa depan kita, yang menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Salah satu modal besar bangsa Israel adalah kemampuannya bersyukur. Sebagai bangsa: 350 tahun dalam perbudakan di Mesir, 150 tahun di pembuangan. Bayangkan, 500 tahun dalam himpitan. Tapi peluang baru selalu tersedia, karena bersyukur, karena menyanyikan kemuliaan Tuhan.

“Maka kita harus selalu ingat pembebasan itu: nyanyian baru harus selalu dinyanyikan. Perayaan Paskah Nasional ini hendak mengajak kita menciptakan nyanyian baru,” jelas Pdt. Gomar.

Nyanyian baru yang dimaksud, lanjutnya, adalah kemampuan gereja untuk selalu melakukan reinterpretasi dan mangaktualisasikan karya pengganapan Allah dalam kehidupan. Itulah yang selalu disebut sebagai reinterpretasi dan reaktualisasi di tingkat praxis. Kalau tidak, gereja ini tak ubahnya dengan paguyuban-paguyuban sosial lainnya.

Bupati Kepulauan Talaud, Dr. Elly Engelbert Lasut, M.E dan Ketua Umum Panitia Paskah Nasional 2022: Dr. Jan. Samuel Maringka mengatakan, Paskah Nasional yang dilakasanaka di Talaud ini diharapkan mampu mengangkat keekonomian warga.

Baca juga  Konferensi AICIS Minta Tafsir Ulang Fikih Hanya Islam, yang Lain Kafir

Untuk itu, kata Elly Engelbert Lasut, pihaknya terus menata sarana dan prasarana yang diperlukan menyambut perayaan paskah nasiona 2022 tersebut antara lain perhotelan dan sara pariwisata lainnya termasuk menyiapkan hetel terapung.

“Masyarakat Kepulauan Talaud, serta seluruh unsur pendukung, juga pemerintah Daerah Sulawesi Utara bersama dengan lembaga gerejawi aras nasional, akan menyambut dengan penuh sukacita kedatangan seluruh umat Kristen di Kabupaten Kepulauan Talaud,” kata Lasut dala jumpa pers.

Ketua Panitia Jan Samuel Maringka mengajak seluruh umat Kristen untuk hadir bersama-sama dan mendoakan kegiatan pelaksanaan paskah nasional di Talaud nanti.

“Dalam terang Tema Paskah Nasional tahun ini, saya mengajak semua umat Kristiani di Indonesia merayakan Paskah secara mendalam. Hayati Kasih Allah yang luar biasa itu, lakukan kebaikan bagi sesama dan senantiasa menjadi saksiNya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Fungsionaris GPIB yang hadir dalam acara Doa Bersama antara lain Ketua Umum Majelis Sinode Pdt. Drs. Paulus Kariso Rumambi M.Si, Ketua II Pdt. Manuel Raintung S.Si, MM dan Sekretaris Umum Pdt. Elly Pitoy De Bell, S.Th. /fsp

Share :

Baca Juga

Germasa

Tok. PST 2023 Dibuka Dengan Tabuhan Gondang Di Kantor Gubernur Sumut

Germasa

GPIB Maranatha dan Polda Jabar Gelar Bakti Religi dengan Bersihkan Lingkungan

Germasa

Imam Safe’i: Mampu Merayakan Perbedaan Akan Mendatangkan Kebahagiaan

Germasa

Jelang Pilpres, Pendeta GPIB Sowan Ke Pesantren, Tokoh Agama Beri Masukan

Germasa

Kritik Prof. John Titaley, Politisasi Agama Sumber Penjajahan Baru

Germasa

Masih Saja Ada yang Usil: Ahmadiyah, GPdI dan GKIN Dilarang Beribadah  

Germasa

Kemenag – BPIP Matangkan Program Penguatan Ideologi Pancasila Dalam Moderasi Beragama

Germasa

Letupan-letupan Di Konferdal Germasa GPIB Saat Sesi “Gereja Menghadapi Pemilu”