Home / Germasa

Jumat, 5 November 2021 - 15:48 WIB

Sekjen PP Pemuda Katolik: Kalau Kita Kompak dan Bersatu Pandemi Pasti Bisa Diakhiri

Menag menerima audiensi PP Pemuda Katolik

Menag menerima audiensi PP Pemuda Katolik

JAKARTA, Arcus – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mendukung rencana penyelenggaraan Kongres Nasional XVIII Pemuda Katolik. Kongres akan berlangsung secara hybrid, 12 – 14 November 2021, dan dipusatkan di Kota Semarang. Demikian disampaikan siaran pers Kementerian Agama RI.

“Saya minta Dirjen Bimas Katolik untuk mengawal dan membantu helat Kongres Nasional XVIII Pemuda Katolik. Pemuda adalah tulang punggung masa depan bangsa,” ujar Menag saat menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Pemuda Katolik Christopher Nugroho dan jajaran di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (3/11).

Hadir mendampingi Menag, Dirjen Bimas Katolik Yohanes Bayu Samodro, Stafsus Adung Abdul Rochman, Kabag TU Pimpinan Thobib Al-Asyhar dan Tenaga Ahli Menag Hasan Basri Sagala.

Sebelumnya, Sekjen PP Pemuda Katolik Christopher Nugroho melaporkan rencana Kongres Nasional XVIII Pemuda Katolik 2021. Dia juga mengundang Menag untuk menyampaikan sambutan.

Baca juga  Ini Komitmen GPIB Atas Tingginya Kekerasan Terhadap Perempuan

“Selain silaturahmi, kami ingin melaporkan rencana helat Kongres Nasional XVIII Pemuda Katolik 2021. Kami sekaligus mengundang Bapak Menteri untuk memberi sambutan secara daring dalam gelaran tersebut,” kata Christopher Nugroho.

Menurutnya, Kongres Nasional kali ini adalah yang pertama digelar dengan offline dan online. Kongres antara lain akan membahas berbagai program nasional, salah satu fokusnya adalah sinergi dengan Kementerian Agama. Kongres juga akan menjadi ajang silaturahmi atau temu kangen Pemuda Katolik se Indonesia terutama yang berada di daerah 3 T (tertinggal, terdepan dan terluar).

“Kami laporkan juga temen-teman pemuda Katolik di sejumlah daerah masih terlibat bersama TNI/Polri dan instansi terkait dalam program vaksinasi. Karena ini sangat penting,  kalau kita kompak dan bersatu pandemi pasti bisa diakhiri,” tuturnya.

Baca juga  Arahan MS GPIB Sikapi Kontestasi 2024: Tahan Diri, Jangan Mengatasnamakan GPIB

“Kami juga mengapresiasi Gus Yaqut yang menyatakan Kementerian Agama adalah milik semua agama. Kami juga mendukung pesan Paus Fransiskus dan meminta dukungan Bapak Menteri untuk melibatkan tokoh agama dalam kampanye penanggulangan pandemi Covid-19 dan fenomena perubahan iklim, termasuk pendirian rumah ibadah. Kelebihan tokoh agama itu suaranya di dengar umat,” sambungnya.

Di akhir pertemuan, Christopher Nugroho menyampaikan terima kasih dan salam dari Pemuda Katolik di Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau kepada Menteri Agama dan jajaran.

“Terima kasih kepada Menteri Agama dan jajaran sehingga renovasi gereja Katolik di Kabupaten Karimun dapat berjalan dengan baik,” tutup Christopher sembari menyerahkan buku profil Pemuda Katolik kepada Menag. ***

Share :

Baca Juga

Germasa

Pdt. Yoel Rampengan, dari Urusan Gerejawi hingga Ba Kobong

Germasa

Manuver Elok Alumnus UIN Sunankalijaga Pdt Rully Haryanto, Dari Lele, Gusdurian Hingga Bamag

Germasa

MENTERI AGAMA Yaqut Cholil Qoumas: Indonesia Bukan Negara Agama

Germasa

Presiden Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka

Germasa

Perkuat Moderasi Jauhi Politisasi Agama, Menag: Hindari Perpecahan

Germasa

PGI Bekerja Sama dengan ICRS UGM Diseminasi Hasil Penelitian Moderasi Beragama

Germasa

Seminar Kebangsaan Di Immanuel Jakarta Sentuh Politik Dinasti, Oligarki dan Politik Identitas

Germasa

PGI Kecam Keras Aksi Penghentian Ibadah Secara Paksa Di Bandar Lampung