Home / Germasa

Kamis, 11 November 2021 - 17:38 WIB

Sikap PGI Terhadap Penyerangan Rumah Warga HKBP Di Rengasdengklok

JAKARTA, Arcus – Masih saja terjadi  ada cara-cara ekstrim dalam menyelesaikan masalah dengan melakukan penyerangan pada sebuah rumah warga.

Adapun rumah yang mendapat penyerangan dari sekelompok orang tersebut adalah rumah warga jemaat HKBP Rengasdengklok di Desa Amansari, Karawang pada 29 Oktober 2021 karena diduga rumah tersebut dipakai sebagai tempat ibadah.

Terhadap hal tersebut, Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian PGI Pdt. Henrek Lokra mengecam tindakan tersebut. Pihak PGI menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak gereja setempat, tempat itu bukan tempat ibadah.

Baca juga  Bangun Kesadaran Politik, Pdt. Manuel Raitung: Jangan Latah Hanya Menjelang Pemilu  

Tidak pernah menggunakan tempat itu untuk beribadah, tapi memang biasanya berkoordinasi mempesiapkan diri untuk ibadah hari Minggu, jadi hanya mempersiapkan saja jadi tidak dipakai untuk ibadah,” katanya,  di Jakarta, Kamis (11/11).

Pdt. Henrek meminta kepada semua pihak untuk dapat membangun kerjasama, dialog yang lebih baik sebagai sesama warga bangsa, dan mendorong pemerintah daerah setempat untuk memediasi dan juga memfasilitasi kalaupun ada izin pendirian tempat ibadah, bukan hanya kepada HKBP, tetapi tempat-tempat ibadah yang lain yang di wilayah itu.

Baca juga  Moderasi Beragama Solusi Keberagamaan Masyarakat Indonesia yang Multikultural

“Kita ini negara Pancasila, maka harus tunduk pada konstitusi,tidak bisa main hakim sendiri. Sebagai warga bangsa kita harus mengedepankan dialog untuk menyelesaikan masalah-masalah demi kemaslahatan bersama. Gereja hadir untuk mengabarkankabar baik, bukan untuk menjadi masalah bagi orang lain,” tandasnya. /fsp

Share :

Baca Juga

Germasa

Kesaktian Pancasila Dinilai Sebagai Kunci Terwujudnya Kerukunan di Indonesia

Germasa

Kasus Penghentian Ibadah GBI di Padang, Umat Kristen Diminta Tenang

Germasa

Manuver Elok Alumnus UIN Sunankalijaga Pdt Rully Haryanto, Dari Lele, Gusdurian Hingga Bamag

Germasa

Peserta Konsultasi Sinodal Ekologi Tanam Pohon Matoa di Tahura SSH

Germasa

Inggris, Wales dan Irlandia Utara Persiapkan Hari Doa Sedunia 2022

Germasa

Wow, STAKN Palangkaraya Beralih Status Menjadi Institut Agama Kristen Negeri

Germasa

Jangan Ekstrim, Jubir Kemenag: Keberagaman Itu Aset Bukan Masalah

Germasa

Tuntaskan Perkunjungan Ke Vihara dan Pondok Pesantren, Dept. Germasa: Tercipta Dialog Manis