Home / Misioner

Selasa, 13 Juni 2023 - 15:20 WIB

Tidak Ada yang Dapat Bertahan, Pdt. Sealthiel: Kekayaan, Pangkat, Jabatan akan Hilang

Foto Ilustrasi: Penatua Frans S. P Salempang, Bajem Pura Tajur Halang, Bogor

Foto Ilustrasi: Penatua Frans S. P Salempang, Bajem Pura Tajur Halang, Bogor

JAKARTA, Arcus GPIB – Kejahatan yang dilakukan oleh siapapun, pasti membuahkan kehancuran kehidupan. Berbuat jahat, berarti melawan kehendak Allah. Siapa yang dapat melawan kuasa Allah? Semua orang yang berbuat jahat pasti akan hancur seperti Edom.

Mengatakan itu, Pendeta Sealthiel Izaac Selasa (13/06/2023) mengurai Firman Tuhan Yesaya 34: 13 “Duri-duri akan tumbuh di puri-purinya, rumput dan putri malu di tempat-tempatnya yang berkubu, sehingga menjadi tempat kediaman serigala, dan lapangan bagi burung unta.

Tidak ada yang dapat bertahan. Kekayaan, pangkat, jabatan dan semua kebanggaan akan hilang.

Baca juga  Wah, Panen Raya Semarakkan Bulan Pelkes 2024

“Pada saat ini, kita menyaksikan apa yang terjadi dengan orang-orang yang melakukan kejahatan. Harta, rumah, jabatan, pangkat semuanya musnah. Yang tersedia hanyalah: Vonis hukuman, seumur hidup atau hukuman mati. Kekayaan, kemewahan bagaikan “istana” dan “kubu” yang hancur, yang ditumbuhi duri-duri, rumput dan puteri malu.”

“Yang menyedihkan, anak-anak si terhukum yang tidak berdosa, harus menjadi korban kejahatan orang tuanya. Mari hidup sesuai kehendak-Nya.”

Menurut Sealthiel, Edom merupakan satu kerajaan yang kuat pada saat itu. Edom memiliki istana raja dan tempat-tempat yang berkubu (menjadi benteng perlindungan). Tapi Edom melakukan kejahatan, khususnya bagi umat Tuhan. Edom sangat senang ketika Asyur menguasai Israel, bahkan ia berkoalisi untuk memeranginya. Karena itu Tuhan menghancurkannya.

Baca juga  Dari HUT Ke-41 Yapendik: Pdt. Roberto Wagey: Eksis Menjadi Alat Tuhan Mencerdaskan Bangsa

Edom (yang  mewakili bangsa-bangsa), akan dihukum Allah. Rancangan hukuman-Nya bagi bangsa-bangsa (manusia) yang jahat pasti terlaksana. Edom akan mengalami kehancuran dan menjadi reruntuhan, kosong, sepi, sehingga menjadi tempat kediaman burung-burung dan binatang. Menjadi tempat jin-jin (Yesaya 34:11-12).

Istananya akan ditumbuhi duri-duri. Kubu-kubunya ditumbuhi rumput dan puteri malu, sehingga menjadi tempat kediaman serigala, burung unta dan hantu (ay.13-14). /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Pengadilan Menghukum Penggugat GPIB Obor Banten, Kuasa Hukum: Kita Tetap Berdoa

Misioner

Terbit Pakta Integritas Gereja Ramah Anak, Majelis Sinode: “Tandatangani”

Misioner

Khotbah Dengan Latar Pembuatan Batu Merah, Pdt. Syancrist: Ini Milik Gereja

Misioner

Si Kembar Jepri dan Janzens Tuntaskan PST dan Pentahbisan 63 Pendeta

Misioner

Tetaplah Hidup BagiNya, untuk MelayaniNya

Misioner

DIDIKLAH Anakmu, Maka Ia Akan Memberikan Ketenteraman Kepadamu

Misioner

Presiden Jokowi Ke GPIB Zebaoth, Pdt. Margie: Kita Mengucap Syukur

Misioner

Pdt. Jimmy Immanuel: Perbudakan Masa Kini Candu Harta, Kehebatan Diri dan Hedonisme