Home / Misioner

Selasa, 1 Maret 2022 - 17:40 WIB

Berhentilah Merasa Gelisah dan Ragu, Di mana Aku Berada, Kamupun Berada

JAKARTA, Arcus GPIB – Berhentilah merasa gelisah dan ragu, sekuat apapun kita mempertahankan kemah dunia ini dengan segala kenyamanannya, Rumah Bapa akan jauh lebih Indah. Demikian kalimat dalam renungan malam Sabda Bina Umat (SBU) Selasa 1 Maret 2022.

Pada saatnya kita akan meninggalkan kefanaan ini dan mendapatkan tempat yang disediakan-Nya. Maukah kita berpindah ke rumah Bapa Sorgawi? Di Rumah Bapa ada ketenangan, sukacita, damai dan sejahtera. Sadarlah, rumah baru telah Bapa sediakan, kapanpun waktunya kita akan berada disana.

Baca juga  Makna Kebangkitan untuk PengikutNya, IA Taat Hingga Akhir Hayat

Laman gotquestions.org menyebutkan, Yesus Kristus mempersiapkan tempat di surga bagi mereka yang adalah milik kepunyaan-Nya sendiri, yakni orang-orang yang datang kepada-Nya dalam iman, dan Roh Kudus mempersiapkan mereka yang telah ditebus di bumi untuk menempati tempat tinggal mereka di surga.

Baca juga  Visitasi Pelkes 2022 Siap Digelar, Majelis Sinode: Bajem Kalbar dan Kaltim II Dilembagakan

Yesus berkata, “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Yoh 14:2-3). /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Ada Gereja Protestan, KH Ma’ruf Amin Resmikan Enam Rumah Ibadah Di Universitas Pancasila

Misioner

MS GPIB Gelar Lokakarya Penulisan Sabda-Sabda GPIB Di Samarinda

Misioner

Ehm,… Kenapa Tuhan Muak dengan Ritus-ritus Ibadah? Ternyata Karena Ini.

Misioner

KEHENDAK (2)

Misioner

Yayasan GMIM Wenas Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik: Memahami Misi Kristen

Misioner

Mpok Nineh di Kaki Lima Pakai QR Code, Cara Tuhan Menghadirkan Damai Sejahtera

Misioner

Dari GPIB untuk Korban Kebakaran Depo Pertamina Di Plumpang Jakarta

Misioner

Terpuruk, Tak Ada Harapan, Manusia Hanya Butuh Belas Kasih Allah