Home / GPIB Siana

Minggu, 19 Desember 2021 - 19:14 WIB

Pesan Natal Majelis Sinode: Natal Itu Solidaritas Allah, Penyangkalan Diri, Kerendahan Hati, dan …

JAKARTA, Arcus GPIB – Raja Damai Yesus Kristus Tuhan telah datang ke dalam dunia oleh karena itu mari kita mengucapkan DAMAI DI BUMI DAMAI DI HATI.

Mengatakan itu Ketua Umum Majelis Sinode GPIB, Pdt. Drs. P. K.  Rumambi M.Si saat menyampaikan pesan Natal di Kantor Majelis Sinode GPIB.

“Bila kita merayakan Natal dengan sikap hati yang penuh damai, maka kita akan mengalami sukacita Natal,” tutur Pendeta P.K. Rumambi.

Dalam kesempatan yang sama, Pdt.  Marthen Leiwakabessy S.Th, Ketua I Majelis Sinode mengatakan, Natal adalah tindakan solidaritas Allah terhadap manusia.  Wujud nyata solidaritas Allah itu adalah menjadi manusia untuk dapat merasakan apa yang dirasakan manusia yang dibelenggu oleh dosa, kemudian melepaskannya.

Ketua II Majelis Sinode, Pdt. Manuel E. Raintung S.Si, MM memberikan pesannya bahwa kehadiran gereja harus bisa menjadi berkat bagi sesame.

“Itu sebabnya tindakan solidaritas Allah ini kita tindaklanjuti dengan tema natal: Menguatkan Tatanan Bergereja Agar Mendatangkan Berkat Bagi Masa Depan Umat Dan Masyarakat,” kata Pdt. Manuel Raintung yang juga Wakil Sekretaris FKUB DKI Jakarta ini.

Ketua III Majelis Sinode Pdt. Maureen S. Rumeser – Thomas, M.Th menekankan bahwa dalam kehidupan bergereja pada umumnya perlu ditindalanjuti dengan sikap peduli dan solidaritas.

Baca juga  Pdt.Klokke : Menjadi Pemimpin Harus Bisa Mengembangkan Persekutuan Sahabat

“Demikian juga tindakan solidaritas Allah kiranya menggerakkan persaudaraan diantara kita sebagai sesama anak bangsa,” kata Wanita yang akrab disapa Pendeta Susi ini.

Bagi Pnt. Shierly Van Houten Sumangkut, Natal adalah sikap untuk mau berkorban bagi sesama, Natal itu pengorbanan diri.

“Natal yang adalah tindakan solidaritas Allah menuntut pengorbanan Allah. Allah datang ke dalam dunia dengan pengorbanan diri dan dalam keadaan yang sangat sederhana,” ungkap Wanita yang berprofesi sebagai konsultan perbankan ini.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua V Majelis Sinode Pnt. Robynson Letunaung Wekes, SH, MM menyampaikan pesanya bahwa kehadiran Yesus kedalam dunia membawa damai sejahtera kekayaan rohani.

“Ini menandakan bahwa kedatanganNya bukan untuk menawarkan kekayaan materi, melainkan untuk menawarkan kekayaan rohani,” kata Robynson Wekes.

Lalu apa kata Sekretaris Umum Majelis Sinode Pdt. Elly D. Pitoy De Bell S.Th soal kekayaan rohani itu?

“Kekayaan rohani melalui peristiwa Natal yang Allah ingin kita miliki antara lain penyangkalan diri, kerendahan hati, kesetiaan, ketaatan, kesederhanaan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama,” tutur Pendeta Elly.

Sementara bagi Pdt. Roberto Junfry Mozes Wagey, M.Th, Sekretaris I  Majelis Sinode, Natal ditengah pandemi yang masih merebak tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagai yang merayakannya.

Baca juga  Dosa Besar, Jika Anti Korupsi Tidak Diajarkan Kepada Anak-anak

“Pandemi Covid-19 dan tantangan hidup kita ke depan yang tidak semakin ringan untuk dihadapi dan diatasi, membutuhkan kekayaan rohani yang ditawarkan Allah melalui peristiwa Natal Yesus,” tutur Pdt Wagey, mantan KMJ Bahtera Kasih, Makassar ini.

Oleh karena itu, Sekretaris II Majelis Sinode,  Pnt. Ivan Gelium Lantu, S.H, M.Kn mengajak warga jemaat menyatakan Natal untuk fokus pada  sukacita Natal bukan pada kegembiraan.

“Marilah kita menyambut Natal Yesus bukan dengan kegembiraan, tapi dengan sukacita. Kegembiraan itu sementara, sedangkan sukacita itu adalah langgeng,” ujar Ketua I GPIB Immanuel Depok ini.

Kegembiraan itu, kata Bendahara Pnt. Edy Soei Ndoen S.E, dipermukaan, sedangkan sukacita itu ada di hati yang terdalam. Kegembiraan adalah perasaan atau emosi, sedangkan sukacita adalah sikap hati, hati yang damai.

Kata damai, bagi Bendahara I : Pnt Victor Pangkerego, S.E adalah berbaik kembali. Itulah jiwa Natal. Allah mau berbaik kembali dengan manusia, supaya manusia bisa berbaik kembali dengan Allah dan saling berbaik satu dengan lainnya. /fsp

Video Pesan Natal 2021 sebagaimana Link dibawah ini:

https://drive.google.com/file/d/18MhTKE5RjCb2N7sa5U8vyjT_9jjvGX4f/view?usp=drivesdk

Share :

Baca Juga

GPIB Siana

MENARIK, Paparan Dua Pendeta GPIB Di Seminar untuk Presbiter

GPIB Siana

Ibadah Syukur Menyambut Natal Dewan PKP: Perempuan Gumuli Suami dan Anak

GPIB Siana

Tiga Narabina Akan Paparkan Materi Bina Pegawai Kantor Majelis Jemaat Tahap 2

GPIB Siana

JanjiNya Ya dan Amin, Bukan Janji Asal Janji, Jangan Tinggalkan Dia

GPIB Siana

“Kefanaan adalah Hakikat Kita, Tuhan Berkuasa atas Kehidupan Ini”

GPIB Siana

Seperti Daud Terhadap Tuhannya, Teruslah Merindukan-Nya

GPIB Siana

Event Pelkes Effatha, KMJ Teddy Masinambouw: Dulu Sampai SMA Sekarang Universitas

GPIB Siana

Dari Bazaar Mupel Jakpus, Lima Pendeta Masuk Babak Final Pendeta Idol