Home / Misioner

Kamis, 4 November 2021 - 14:56 WIB

Wow, GPIB Kini Punya Pakar Sosiologi Pedesaan, Prof. Rilus A. Kinseng

JAKARTA, Arcus – Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) di GPIB Zebaoth Bogor seakan menjadi pemasok Cendekiawan. Sedikitnya ada empat orang sumber daya insani, Profesor, yang dimiliki jemaat ini yang tidak hanya aktif diranah mainstream tapi juga aktif berkarya di diranah pelayanan gerejawi.

Catatan Arcus, ke empat sosok cendekiawan itu antara lain Prof. Dr. Ir. J. Ch. Lawalatta, MSc, Prof. Dr. Ir. G.A. Wattimena M.Sc, Prof. Dr. Ir. Tineke Mandang M.S, dan Prof. Dr. Ir. Rilus A. Kinseng  MA, yang baru saja meraih gelar sebagai Guru Besar, Bidang Ilmu Sosiologi Pedesaan di IPB University.

Prof. Lawalatta dan Prof. Wattimena, di Zebaoth cukup dikenal karena keterlibatannya disesi bina melalui UP2M dan pelayanan di Pos-pos Pelkes GPIB yang tersebar di 26 provinsi.  Cukup banyak catatan perjalanan  Prof. Lawalatta dan Prof. Wattimena ditataran pembinaan kepada warga jemaat Zebaoth dan Pos-pos Pelkes. Salah satu karya alm. Prof. Wattimena adalah meracik bunga rosella dan kelor menjadi Anggur Perjamuan dan kosmetika.

Baca juga  Pendeta Berbisnis, Mungkinkah? Pdt. Johny A. Lontoh: Jangan Hanya Di Mimbar

Prof. Tineke Mandang, dalam pelayanannya, beberapa kali menjadi narasumber dalam acara Bulan Pelkes GPIB Tahun 2020 yang mengajak warga jemaat untuk peduli pada ubikayu atau singkong yang dapat diproses menjadi tepung untuk industri kue, roti, mie, kerupuk, industri-industri non makanan lainnya seperti alkohol/etanol, protein sel tunggal dan pasta gigi.

Perempuan yang menekuni Ilmu Keteknikan Pertanian di IPB Bogor mengatakan, UP2M GPIB harus memberikan contoh bagaimana mengurangi ketergantungan impor tepung terigu melalui pengembangan tepung singkong di tingkat keluarga, kelompok dan gereja.

Baca juga  TEROBOSAN. Penyebutan Isa Almasih menjadi Yesus Kristus

Lalu bagaimana  dengan Prof. Rilus  Kinseng? Keseharian Prof Rilus yang menempati posisi di Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, IPB University Bogor cukup punya kesibukan.

Beberapa penelitian yang pernah diselesaikan lelaki asal suku Dayak, Kalimantan ini adalah Kemiskinan dan Perjuangan Kaum Nelayan di Era Desentralisasi, dan Pola Penyebaran dan Mobilitas Sosial Nelayan Bugis di Indonesia.

Diranah pelayanan gerejani, Presbiter di GPIB Zebaoth Bogor ini pernah menjadi Tim Kerja yang merekomendasikan Sektor 29 Pura Tajur Halang untuk masuk dalam proses pengembangan Pos Pelayanan bersama dengan mitranya Dr. Lenny Syafei dkk. Selamat berkarya Prof. /fsp

Share :

Baca Juga

GPIB Siana

GPIB JEMBRANA: Dari Lahan Kosong, GSG, Pos Pelkes, Bajem dan Mandiri

Misioner

WCC Akan Sikapi Berbagai Isu Publik dan Seruan Kepada Pemangku Kepentingan

Misioner

“Jangan Mencari Kehormatan dari Manusia, Cari Kehormatan dari Tuhan”

Germasa

Audiensi Majelis Sinode GPIB Ke Katedral Jakarta Disambut Kardinal Suharyo

Misioner

Renungan Singkat Tembus Angka 1.000, Pdt. Jan Jona Lumanauw: Karya Kreatif

Misioner

“Hanya Tuhan Tahu Hari Esok, Mengubah Kesulitan Menjadi Menyenangkan”

Misioner

Tuhan Suka UmatNya Hidup Berkualitas, Apa dan Bagaimana Hidup Berkualitas?

GPIB Siana

Pdt. Ananda Sebayang: “Marilah Hidup Dalam Kebenaran dan Pertobatan”