Home / Germasa

Senin, 23 September 2024 - 20:03 WIB

Peduli Keamanan, Kapolsek Tajur Halang Iptu Tamar Sapa Warga Gereja

Kapolsek Tajur Halang Iptu (Pol) Tamar Bekti WJ. SH saat wawancara dengan Redaktur Arcus GPIB Frans S. Pong.

Kapolsek Tajur Halang Iptu (Pol) Tamar Bekti WJ. SH saat wawancara dengan Redaktur Arcus GPIB Frans S. Pong.

Keamanan itu bukan hanya kerja Polisi, tapi kerjaan kita bersama dalam hal mengamankan wilayah.

BOGOR, Arcus GPIB – Menyapa warga masyarakat menjadi gaya hidupnya. Itu dapat dilihat dari kesehariannya sebagai seorang Bhayangkara Negara untuk memberikan rasa aman kepada warga Masyarakat.

Ia adalah Inspektur Satu (Pol) Tamar Bekti WJ. SH, Kapolsek Tajur Halang Bogor. Bukti kepeduliannya terhadap keamanan wilayahnya, ia tidak tinggal diam atau hanya melakukan monitoring.

Iptu (Pol) Tamar Bekti Kapolsek Tajur Halang di Bajem PTH melakukan sosialisasi keamanan didampingi Ipda Yohanes Adi dan Pdt. Estethiana Saselah Rap Rap

Korsek Bajem PTH Pnt. Banggas Limbong saat mengajukan pertanyaan Kepada Kapolsek Tajur Halang.

Belum lama berselang ia bertandang ke acara Bakti Sosial Bajem PTH GPIB Zebaoth Bogor di Perumahan Pura Tajur Halang. Di Lokasi baksos, Perwira Polisi ini melakukan komunikasi yang baik dengan Panitia Baksos termasuk menyapa warga yang melakukan pengobatan.

Tidak hanya sampai disitu, pada 18 Septeber 2024 warga Jemaat GKJ Nehemia Depok melakukan perkunjungan ke jemaat bajem PTH GPIB Zebaoth Bogor yang diterima Pendeta Jemaat Bajem PTH, Pendeta Estethiana Saselah-Rap Rap.

Baca juga  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Berharap Indonesia Jadi Kompas Toleransi di Dunia

Tidak sendiri, Kapolsek Tamar ditemani Kanit Binmas Ipda (Pol) Yohanes Adi dan Aiptu Widhi. Di Gedung gereja Pura Tajur Halang Iptu Tamar melakukan tanya jawab kepada warga jemaat Bajem PTH berkaitan dengan konndisi keamanan.

Suasana saat perkunjungan Kapolsek Tajur Halang di Bajem PTH, warga jemaat antusias mendengarkan arahan.

Warga jemaat, Nathan Wolo menanyakan berbagai hal kepada Kapolsek berkaitan dengan kriminalitas.

Iptu Tamar memang punya kepedulian yang dalam terhadap keamanan. Semua dilakukan dengan baik dengan cara pengumpulan data melalui tanya jawab dengan warga khususnya warga gereja.

Kehadiran Kapolsek Tamar sangat memberikan surprise bagi warga jemaat Bajem PTH. Penyampaian pesan-pesan kepada warga menyikapi kondisi keamanan di wilayahnya disampaikan dalam suasana akrab. Bahkan terkadang diselingi tawa.

Baca juga  Empati terhadap Anak-anak Korban Migran, GPIB Gelar Acara Di Tanoker Jember

Didampingi Pendeta Jemaat Bajem PTH, Pendeta Estethiana Saselah-Rap Rap, Kapolsek Tamar mengurai arti penting menjaga keamanan yang menurutnya bukan hanya tugas Polisi. Ia juga mengurai bagaimana bahaya narkotika yang beberapa kali terjadi di Perumahan Pura.

”Keamanan itu bukan hanya kerja Polisi, tapi kerjaan kita bersama dalam hal mengamankan wilayah. Kalau bapak ibu melihat anak-anak mulai gerombolan, infokan ke kita,” tutur Iptu Tamar yang datang dalam rangka “Minggu Kasih” yang digelar Polda Metro Jaya.

Kepeduliannya terhadap sistem keamanan sangat detil. Ketika ditanya soal perlunya pengadaan Pospol di Perumahan Pura, Tamar tuntas memberikan jawaban. Menurutnya, Pospol akan dibangun di Perumahan Pura.

Dalam hal menurunkan tingkat kejahatan kaitannya tindakan preventif, Iptu Tamar menyebutkan bahwa pihaknya gencar melakukan patroli.

”Kami mengadakan patroli, dipimpin Pawas (Perwira Pengawas) dibantu Pokdar Masyarakat melakukan Patroli di daerah-daerah rawan dan melakukan imbauan kepada masyarakat yang lewat untuk berhati-hati,” tandas Tamar.

Sosok Kapolsek yang berpengalaman di bidang Reserse ini mengatakan, kalau ada pelaku kejahatan, pihaknya akan mengamankan dan diproses dan dibuatkan berita acara dan kalau sudah cukup bukti secara hukum terkait penyelidikannya diajukan ke Pengadilan.

”Pada intinya proses hukum tidak lama,” ungkap Tamar menjawab pertanyaan penerapan ”Presisi” singkatan dari Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan yang diterapkan Polri.

Frans S. Pong,
Redaktur Arcus GPIB

Share :

Baca Juga

Germasa

Pdt. Hariman Pattianakota: ”Berhenti Menjadi Gereja Kalau Tidak Bisa Membangun Kesejahteraan”

Germasa

Seminar Kebangsaan Di Immanuel Jakarta Sentuh Politik Dinasti, Oligarki dan Politik Identitas

Germasa

Penguatan Moderasi Beragama, Kemenag Diminta Siapkan Sistem Digital

Germasa

Kepemimpinan Pelayanan GPIB Di Mata Pengamat Politik Sangat Demokratis

Germasa

Dari Festival Film Moderasi Beragama: Film Pendek ‘Weton’ Juara 1

Germasa

TEGAS. GPIB Menolak GMIM di Wilayah DKI Jakarta

Germasa

Menag Yaqut Cholil Qoumas Mengagetkan Presiden Jokowi

Germasa

MANTAP. Inspektorat Jenderal Kemenag Terus Pantau Moderasi Beragama