Home / Misioner

Selasa, 16 Mei 2023 - 04:56 WIB

Terpuruk, Tak Ada Harapan, Manusia Hanya Butuh Belas Kasih Allah

JAKARTA, Arcus GPIB – Kasih adalah ilahi. Hanya Tuhan Yesus yang memiliki kasih sempurna. Jadi, tidak ada cara lain yang dapat mencerminkan Tuhan Yesus selain menyatakan kasih-Nya kepada semua orang.

“Melalui kasih, orang akan tahu bahwa kita adalah murid-murid Tuhan Yesus, karena Yesus adalah kasih. Dari kasih, orang mengenal Tuhan kita.”

Demikian renungan pagi Sabda Bina Umat (SBU) Selasa (16/05/2023)  mengurai Firman Tuhan Lukas 24 : 33 – 35. Tuhan Yesus yang hidup untuk melayani semua orang yang tersisih, tertindas, terbelakang, yang kalah, selalu mewujudkan kasih ilahi yang berasal dari kasih Bapa kepada manusia.

Baca juga  "Allah Mengatasi Segala allah, Dia Sudah Menyelesaikan Semua untuk Kita"

Dalam keadaan terpuruk, dan tak ada harapan lain, manusia hanya membutuhkan belas kasihan Allah. Karena itu, tak ada cara lain untuk memperkenalkan Tuhan Yesus kepada sesama, selain menyatakan kasih kepada mereka.

Para murid mengenal Tuhan Yesus karena kasih-Nya, sehinga bersedia untuk menyatakan kasih itu. dengan kembali ke Yerusalem untuk menyampaikan kabar baik kepada para murid lain.

Dua murid mengenal Tuhan Yesus dari cara la mengucapkan syukur dan memecah-mecahkan roti serta membagikan kepada mereka.

Para murid yang tidak mengenal Tuhan Yesus sepanjang perjalanan, langsung mengenal Tuhan Yesus dari perbuatan-Nya yang sudah terbiasa mereka lihat.

Baca juga  Jangan Biarkan Dosa Merusak, Jujurlah Dihadapan Tuhan, Maka…

Anak seorang pendeta menawarkan kebaikannya mengantar temannya yang akan pindah ke kota lain di negeri rantau. Teman itu baru dia kenal beberapa waktu saja. Dia pindah ke kota lain karena akan melanjutkan studinya di kota yang baru itu.

Anak pendeta menawarkan diri mengantar temannya dengan mobil yang kebetulan dimilikinya, karena baru di negeri rantau, dan temannya memiliki keterbatasan mobilitas. Kebaikan hati menolong sesama yang timbul dalam diri anak itu seolah tampak sebagai sesuatu yang biasa. Ternyata, kebiasaan itu berasal dari kebiasaan ayahnya yang suka melayani. /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Giat Layan HUT ke-43 PKB (2): Instalasi Air Bersih dan Baksos

Misioner

GPIB Strategis, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury: Awas Ekstrim Kiri Dan Kanan

Misioner

INGAT. Keselamatan Tidak Kita Peroleh Karena Menaati Hukum Taurat

Misioner

Sidang Sinode Tetapkan Pdt. Samuel Pandie Pimpin GMIT

Misioner

Bangga Karena PMKI GPIB Hidup Kembali, Louis A. Pemba: “Saya Sangat Setuju”

Misioner

HIDUP Dalam Kepatuhan Lewat Pengalaman Empirik

Misioner

“Apa Arti Hidup Bila Tidak Dikasihi Allah, Kenalilah Dia Allahmu”

Misioner

Wah, Panen Raya Semarakkan Bulan Pelkes 2024