Home / Misioner / Pelkes

Selasa, 14 September 2021 - 17:56 WIB

Baksos Pelkes Mupel Jakarta Timur, Pdt.Manuel Raintung, Jangan Kalah Oleh Pandemi 

ArcusGPIB.com – Merangsek masuk ke Pos-pos Pelayanan GPIB dilakukan Mupel Jakarta Timur. Semangat terus menyala,  walau sempat tertunda akibat PPKM Darurat, MUPEL Jaktim dapat melaksanakan kegiatan Bhakti Sosial PELKES di Jemaat Tiberias Bandar Agung Lampung Tengah pada 10 – 13 September 2021.

Ketua BP Mupel Jakarta Timur, Pdt. Manuel E.  Raintung S.Si, MM kepada arcus mengatakan, kegiatan baksos ini seyogyanya dilaksanakan 25 – 28 Juni yang lalu. Namun karena tingkat penyebaran Covid-19 kala itu sungguh merajalela dimana-mana, diputuskan untuk menunda pelaksanaannya.

“Kami yakin saat yang tepat, Mupel Jakarta Timur pasti bisa memenuhi program dan gerakan sosialnya. Apapun keadaannya, kebaikan itu jangan sampai dikalahkan oleh Pandemi,” kata Pdt Manuel yang juga Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Kharis Jakarta Timur ini.

Ternyata, katanya,  setelah hampir 2 bulan, barulah kegiatan PELKES ini dapat diselenggarakan. Ada 23 orang yang mewakili Jemaat-jemaat Jakarta Timur pada hari Kamis 9 September malam hari sekitar pukul 22.00 diberangkatkan menuju Lampung dari GPIB Nazareth.

Tim Baksos yang dipimpin Pdt. Manuel Raintung, Pendeta yang cukup dikenal dengan semangat berkerja cepat dan tuntas ini memberanikan diri untuk merealisasikan kegiatan PELKES ini di saat menurunnya penyebaran Covid-19 serta berkurangnya status PPKM baik yang berada di wilayah DKI Jakarta maupun di Lampung.

Tim tiba di Bandar Lampung hari Jumat pukul 06.30 wib dan langsung menuju GPIB Marturia, diterima resmi oleh BP Mupel Lampung. Setelah percakapan bersama sekitar PELKES Lampung, Tim Baksos mengadakan acara kebersamaan dengan BP Mupel Lampung dan para Pendeta GPIB di Lampung.

Baca juga  Tebar Kebaikan, Tim Safari Pelkes 2023 Tanam Sawit, Bakau dan Pengobatan

Persekutuan siang hari di Bukit Mega Raya sungguh membangkitkan semangat para pelayan firman Tuhan di Lampung.

Tim Baksos ini memberikan bantuan 1 set mesin alat penepung pakan udang dan 1 set alat pencetak pakan udang yang diberikan kepada jemaat Pelkes Bajem Makedonia Bumi Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur Kab.Tulang Bawang serta dana sebesar Rp.12.500.00,- yang akan diperuntukan dalam rangka pengembangan budi daya dan ternak Ayam petelur kepada Jemaat PELKES di Wonorejo dan Jemaat Karya Bakti Kecamatan Meriksaan, Kab.Tulang Bawang.

“Bantuan tersebut langsung dikirimkan pada akhir bulan Juni, walaupun Tim Baksos ditunda keberangkatannya. Selain memberikan bantuan-bantuan tersebut, kami juga melaksanakan Peribadahan dan Penyegaran Iman bagi warga jemaat Pelkes, khususnya di Wono Bakti,” ucap Pdt Manuel Raintung.

Ketika di Bajem Makedonia Dipasena, Tim Baksos juga berupaya untuk membantu kesiapan jemaat agar segera dapat didewasakan menjadi jemaat mandiri. Arahan dan sharing dilakukan untuk penguatan kesiapan dan bahkan mendorong agar Jemaat induk dan jemaat lokal dapat mempersiapkan pelembagaannya dalam waktu yang tidak lama.

“Bajem Makedonia ini sangat potensial, kami mendorong agar dilakukan persiapan pendewasaannya, kiranya Majelis Sinode GPIB dapat mengkaji lebih mendalam agar Bajem ini dapat segera dilembagakan. Bahkan di Bumi Dipasena  ini, GPIB dapat membangun Pusat Latihan calon Pendeta maupun para pelayan yang dipersiapkan untuk melakukan inovasi pemberdayaan masyarakat,” ujar Pdt. Raintung yang juga Wakil Sekretaris FKUB Pemprov DKI Jakarta ini.

Baca juga  Jangan Hanya Deklarasi, Wamenag Harap AICIS Lakukan Aksi Nyata bagi Perdamaian

Pdt. Polly Hengkesa, selaku Ketua Majelis Jemaat Tiberias Lampung menyampaikan bahwa kunjungan pelayanan Mupel Jakarta Timur ini sangat menguatkan kehidupan warga jemaat yang merindukan adanya pendampingan dalam rangka usaha mengembangkan jemaat.

“Mupel Jakarta Timur adalah contoh yang melakukan pembimbingan dalam rangka penguatan jemaat bahkan kapasitasnya,” kata Pdt. Polly Hengkesa yang cukup dikenal dengan pola-pola kerjanya yang terus menguatkan keekonomian warganya.

Sekretaris BP Mupel Jakarta Timur, Pdt. Henry Jacob mengatakan, Mupel Jakarta Timur juga memberikan buku-buku untuk pengembangan Perpustakaan Jemaat, dan juga 75 box paket Masker yang kiranya dapat membantu bagi warga jemaat dalam rangka memenuhi protokol kesehatan.

Sementara bagi Pnt. Gabby Manalu, Bendahara BP Mupel Jakarta Timur mengatakan, kegiatan Baksos yang live in selama 4 hari penuh ini sungguh telah mendatangkan berkat bagi anggota Tim Baksos Mupel GPIB ini.

“Betapa tidak, pengalaman-pengalaman yang sungguh berharga ketika kami dapat turun langsung ke lokasi Jemaat Pelkes yang medannya cukup menantang dan mengkuatirkan,” imbuhnya. /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Manuver Pdt. Salmon Bawole Persiapkan Generasi Emas 2045

Misioner

“Jadilah Homo Digitalis yang Bijak dan Bukan Brutalis”

Pelkes

Baksos Di Pospel Anamarta Jakbar, dr. Griselda Aer:  “Menopang Pelkes GPIB”

Misioner

Dari Ratji Rendakasiang untuk GPIB: Pendeta Itu Harus Sejahtera

Misioner

Pdt. P.K Rumambi Tahbiskan GPIB Maduma, Wow, Medan Kini Punya GPIB Terbesar

Misioner

Saat Karyawan dan Majelis Sinode GPIB Menyatu dan Menyapa Alam Diketinggian

Misioner

Pdt Elia Unpapar: Ini Ujicoba Persidangan Sinode Lewat Webinar Pengajaran Katekisasi

Misioner

Ev. Stephen Tong Beri Perhatian Ke GPIB Sion Jakbar dan Beri Sumbangan