Home / Misioner

Selasa, 10 Oktober 2023 - 19:50 WIB

“Marilah Bersyukur dan Memuliakan Tuhan atas Hadirat Roh Kudus dalam Hidup Kita”

Foto ilustrsi, suasana ibadah di GPIB Zebaoth Bogor, usai peneguhan diaken dan penatua.

Foto ilustrsi, suasana ibadah di GPIB Zebaoth Bogor, usai peneguhan diaken dan penatua.

JAKARTA, Arcus GPIB – Marilah Senantiasa mendengarkan dan menaati suara Roh Kudus yang memimpin setiap hari. Marilah berserah dan bekerjasama dengan Roh Kudus yang menyempurnakan.

Demikian pesan  renungan malam Sabda Bina Umat (SBU) Selasa (10/10/2023) mengurai Firman Tuhan  Kisah Para Rasul 20 : 22 – 23 mengangkat tema ROH KUDUS ADALAH SANG PEMIMPIN.

Roh Kudus adalah Sang Pemimpin yang menghibur dan menguatkan dalam segala situasi. Ia memberi damai sejahtera dan sukacita yang tidak bergantung pada keadaan luar.

Ia juga memberi hikmat dan pengertian dalam menghadapi setiap masalah atau konflik yang timbul. Ia juga memberi kasih dan belas kasihan untuk berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

Baca juga  Minta Hikmat: Pdt. Ny. Deina Tacoy: Setiap Orang Punya Tugas Di Rumah Allah

“Oleh karena itu, marilah bersyukur dan memuliakan Tuhan Atas hadirat Roh Kudus dalam hidup kita. Dari kisah Paulus ini, kita dapat belajar beberapa hal tentang peranan Roh Kudus sebagai Sang Pemimpin dalam kehidupan kita sebagai orang percaya.”

Roh Kudus adalah Sang Pemimpin yang mengarahkan kita kepada kehendak Allah. Ia membuka mata hati untuk mengenal rencana dan tujuan Allah.

Ia juga memberi keberanian dan ketekunan untuk mengikuti panggilan Allah, meskipun ada tantangan atau rintangan yang menghadang.

Bagaimanakah ciri-ciri dari seseorang yang dipenuhi oleh Roh Kudus? Laman sabda.org menyebutkan, orang yang dipenuhi Roh Kudus adalah orang yang hidupnya telah diubah oleh pengaruh Roh Kudus dan Firman, sehingga dia menjadi orang yang suka akan kekudusan.

Baca juga  GPI Audiensi Ke PGI Percakapkan Pemberdayaan Jemaat Ditengah Pandemi

Karena dipenuhi Roh Kudus, dengan sendirinya orang tersebut tidak menyukai hal yang palsu, yang tidak benar, yang tidak suci, dan yang menyeleweng.

Semua hal yang tidak beres akan dia singkirkan. Karena Roh Kudus memenuhi dirinya, maka tidak ada sesuatu yang tidak kudus boleh berada di dalam dirinya.

Hidup suci yang dimiliki oleh orang yang dipenuhi Roh Kudus tidak dapat ditiru, diimitasikan, dipalsukan, atau dibuat-buat. Suci adalah suci. “Berbahagialah mereka yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” (Mat 5: 8).  /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

TEGAS. Pdt. Gomar Gultom Bilang Sulit Wujudkan Ugahari Karena Kerakusan Masih Menguasai

Misioner

Ketua III MS, Pdt. Maureen S. Rumeser Teguhan Diaken Penatua Efata Tenggarong dan Hosana Loa Ulung

Misioner

TINGGALKAN Sinode, Alumni LEMHANNAS Ini Dipersiapkan Masuk GPIB Nazareth

Misioner

Mengapa Daya Pikat Salib Luar Biasa, Ini Kata Pdt. Dr. Jozef Hehanussa, M.Th

Misioner

Natal Itu Hadir Ditengah Pergumulan Sesama, Pdt. Adrian Mamahit: Sekalipun Dalam Keterbatasan Dana

Misioner

Rendah Hati, Itu Cara Mengetahui Kekuatan Sejatimu

Misioner

Surabaya Sukses, Ini Kata Ellya Helmud Perancang Aplikasi Pada PS XXI

Misioner

“Rendah Hatilah, Kita Akan Mendapatkan Kekuatan Kehidupan”