Home / Misioner

Rabu, 24 April 2024 - 13:16 WIB

Mupel-Mupel Diminta Mengadakan Pembinaan Pasangan Suami Istri Pendeta GPIB

Foto Ilustrasi: Kumparan.com

Foto Ilustrasi: Kumparan.com

JAKARTA, Arcus GPIB – Mejelis Sinode GPIB melalui PPSDI-PPK (Pembinaan Pemberdayaan Sumber Daya Insani & Penguatan Peran Keluarga) akan melaksanakan Sesi Bina “Pembinaan Pasangan Suami Istri (Pasutri) Pendeta GPIB.

Dalam surat edaran Majelis Sinode tertanggal 16 April 2024 yang ditandatangani  Ketua III Pendeta Maureen S. Rumeser-Thomas, M.Th dan Sekretaris II Penatua Ivan Gelium Lantu, S.H., M.Kn telah mengirimkan Juklak Pelaksanaan sesi bina tersebut ke seluruh BP Mupel GPIB dan seluruh Majelis Jemaat GPIB untuk dipelajari dan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan pembinaan yang menghadirkan beberapa narasumber ini merupakan Program Kerja dan Anggaran (PKA) lingkup sinodal tahun 2024-2025 pada Bidang IV – PPSDI PPK khususnya kegiatan non rutin poin 8, yakni Pembinaan Pasutri Pendeta (Marriage Enrichment) yang akan dilaksanakan di masing-masing Mupel.

Baca juga  GEDUNG Baru GPIB Jurang Mangu, “Blessing in Disguise” Berkat Dibalik Pandemi

Adapun materi dan narasumber pembahasan tiap materi adalah sebagai berikut:

Perkawinan Kristen dan Relasi Suami Isteri (suatu refleksi teologi) oleh Pendeta Ir. Yoel M. Indrasmoro S.Th (Pendeta GKJ, Mitra Pelayanan LAI, Direktur Penerbit Kristen PT Suluh Cendekia)

Aku dan Pasanganku oleh Pendeta Maureen Suzanne Rumeser, M.Th (Ketua III FMS XXI – GPIB),  Pendeta Marthen Leiwakabessy, S.Th (Ketua I FMS XXI – GPIB)

Membangun Komunikasi yang Efektif Dengan Pasangan (dihubungkan dengan Konten Film Rohani yang telah ditonton bersama) oleh Hilda Unu-Senduk (Jurnalis, Penulis buku, anggota Dewan PKLU GPIB periode 2021- 2025).

Mengenal dan Memahami Pendeta GPIB sebagai Pegawai GPIB oleh Penatua Robynson L. Wekes, S.H., M.M, MBA, (Praktisi Ketenagakerjaan, Ketua V FMS XXI GPIB).

Baca juga  “Kita Bukanlah Orang Kudus, Kita Orang-orang yang Dikuduskan, Carilah Wajah-Nya Selalu”

Kegiatan ini bertujuan membina dan memperkaya filosofi dan praktik kehidupan perkawinan pasutri pendeta agar dapat saling menopang dalam peran sebagai role model bagi jemaat.

Diharapkan dari kegiatan ini, pasutri pendeta mengalami penyegaran kehidupan perkawinan yang mendukung tugas pelayanan di jemaat.

Sesuai keputusan Persidangan Sinode Tahunan (PST) GPIB 2024 di Samarinda, kegiatan ini dilaksanakan di Mupel-Mupel dengan harapan dapat menjangkau sebanyak mungkin pasutri pendeta yang ada di jemaat-jemaat Mupel terkait.

Pembinaan Pasutri Pendeta dilaksanakan melalui penyajian materi bina oleh Narabina yang berkompeten di bidangnya, dengan pendalaman pada tiap materi bina.

Metode pendalaman yang digunakan adalah refleksi, tanya-jawab, diskusi kelompok, studi kasus, pemutaran film, tugas berpasangan dan sharing (berbagi pengalaman) antar peserta pembinaan. /fsp

Share :

Baca Juga

Misioner

Khusuk Perkawinan Peter dan Rebecca, Pdt. Paul Waney: Tempatkan Kristus yang Utama

Misioner

Ini Dia, Menjadi Berkat Bagi Jemaatnya, Pdt Ayu Pattikawa: Agar Nyaman Beribadah

Misioner

Mengapa Kita Harus Ber-PST, Ini yang Perlu Diketahui

Misioner

KITA Diperkenankan Menderita Karena Kristus, Supaya Kita…..

Misioner

Presiden Jokowi Ke GPIB Zebaoth, Pdt. Margie: Kita Mengucap Syukur

Misioner

Semua Dirancang Tuhan, Pdt. Abraham Ruben Persang:  Tidak Ada yang Kebetulan

Misioner

Paham TEOLOGI KEMAKMURAN, Di GPIB Zebaoth Bogor

Misioner

Pesan Natal 2023 Majelis Sinode GPIB: Natal, Sukacita Besar Di Tahun Politik