Home / Germasa

Sabtu, 8 Juni 2024 - 16:41 WIB

Konsultasi Sinodal Ekologi GPIB di Pekanbaru Resmi Dibuka

PEKANBARU, Arcus GPIB – Pemukulan gong menjadi penanda resmi pembukaan kegiatan Konsultasi Sinodal Ekologi GPIB yang dibuka Walikota Riau diwakili Staff Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Firmansyah Eka Putra didampingi Ketua Umum MS Pendeta Paulus Kariso Rumambi, Ketia II Pendeta Manuel Raintung, Sekretaris I Pdt.Emawati Baule, Ketua Departemen Germasa Pnt.Alex Mandalika dan Ketua Panitia Pnt.Widargo Damanik di Pekanbaru, Jumat (7/6).

Sebelum proses pembukaan dengan pemukulan gong, kegiatan dibuka dengan ibadah pembukaan yang dipimpin Pendeta Claudya Yosep-Sahertian. Dalam renungannya Pdt.Claudya menekankan peran warga jemaat untuk menghargai lingkungan di tengah situasi perubahan alam dan kerusakan yang terjadi saat ini. “Sejak tahun 2015, GPIB mendorong keugaharian. Cukup makan, cukup pakaian dan cukup kebutuhan lainnya tanpa dilebih-lebihkan sehingga tidak merusak alam.”

Proses ibadah menggunakan ekoliturgi dengan pembacaan puisi dan gerak tari yang dibawakan anak-anak teruna Mupel SARIBU (Sumatera Barat, Riau, Bengkulu). Ekoliturgi ini menyuarakan kondisi alam yang rusak sehingga menuntut perhatian manusia berbuat sesuatu dan memperbaikinya.

Baca juga  Paskah Nasional 2022 Di Talaud Diharapkan Mampu Mengangkat Potensi Ekonomi Daerah

Dalam sambutannya Pendeta Manuel Raintung menyampaikan apresiasi dan terima kasih bagi para peserta dari 26 provinsi yang hadir serta kepada pemerintah setempat dan PGI wilayah serta dukungan sejumlah lembaga yang hadir. “Tujuan dan keinginan yang sama dengan pemerintah dalam hal lingkungan yang diwujudkan dalam eco church atau gereja ramah lngkungan. Konsultasi ini merupakan tindaklanjut dari pertemuan-pertemuan bidang Germasa sebelumnya.”

Sementara dalam sambutannya Sekretaris Umum PGI Wilayah Riau Pendeta Masieli Sendrato mengatakan apresiasi untuk GPIB bisa menyelenggarakan konsultasi ini. “Ini adalah gerakan bersama yang bukan hanya digerakan oleh gereja tapi untuk semua. Mari terus dengungkan sehingga bisa berpihak pada lingkungan.”

Staff Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kota Riau Firmansyah Eka Putra yang mewakili Walikota Riau membacakan sambutannya mengatakan pemerintah menyambut baik dan mengapresiasi apa yang dilakukan GPIB lewat konsultasi ekologi. “Mengapresiasi GPIB dalam melakukan gereja ramah lingkungan sehingga menjadi inspirasi dan menumbuhkan semangat kepada komunitas lain untuk mengambil peran guna menjaga lingkungan hidup sebagai tanggung jawab pada generasi mendatang.”

Baca juga  Umat Akan Senang Bila Chattra di Candi Borobudur Terpasang Kembali

Rangkaian acara konsultasi hari pertama dilanjutkan dengan sejumlah acara, antara lain diskusi panel I tentang Komitmen Green Policy dan Partisipasi Pembangunan Ekologi Berkelanjutan Menuju Keutuhan Ciptaan dan Diskusp panel II tentang : Implementasi Green Policy dan Pembangunan Ekologi Berkelanjutan di Riau.

Acara yang berlansung sejak pukul 09.00 WIB berakhir pada pukul 21.00 WIB dan diikuti oleh sekira 120 orang dari 26 utusan mupel dan utusan jemaat serta lembaga-lembaga undangan./phil

 

Share :

Baca Juga

Germasa

PGI Minta Rawat Kesatuan dan Tidak Tercabik Perbedaan Politik dan Berita Bohong  

Germasa

Peserta Konsultasi Sinodal Ekologi Berkunjung Pura Agung Jagatnatha

Germasa

Masjid At-Taqwa Undang GPIB Filadelfia Bintaro Berbuka Puasa

Germasa

Menteri Agama: Itu Teror dan Ekstremitas yang Merusak Harmoni

Germasa

Moderasi Beragama Solusi Keberagamaan Masyarakat Indonesia yang Multikultural

Germasa

Sidang Sinode Am GPI Minta GMIM Hentikan Ekspansi Wilayah Pelayanannya

Germasa

Merawat Perbedaan, Baca dan Diskusi AlQur’an – Alkitab di Gereja

Germasa

KUA Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Perlu Diatur